oleh

Aktifis Frd Jokowi Kesal dan Angkat Bicara Terkait Temuan LHP BPK RI TA 2018

LiputanTODAY.Com (Banggai) – Aktifis Frd Jokowi Angkat Bicara Terkait Temuan LHP BPK RI TA 2018 Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Aktifis Frd Jokowi Ketika di jumpai dikediamannya Jalan sungai Sausu, Kelurahan Nunung, Kecamatan Palu Barat, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (10/12/2019) Bahwa itu menurut saya itu oknum entah dia pejabat sudah seperti itu modelnya,” Ucap Frd Jokowi.

“Tidak ada hal-hal mau diklarifikasi mereka itu sengaja menghindar dengan alasan bermacam-macam ada yang ke itulah ada yang kesini lah ada yang kesanalah? Itu alasan yang dibuat-buat intinya terkesan ada penghindaran dan seolah-olah sebagai Media kita itu dipimpong seperti satu Kiblat,” Terangnya Frd Jokowi pada redaksi liputantoday.com.

Sudah seperti satu Kiblat yang mana di situ kayak kompaklah itu menurut pengamatan saya selama ini, karena saya juga pernah melakukan hal yang sama ya seperti itu jadi ini dari kalangan atas sampai kebawah itu saya pikir hampir sama semua modelnya,” Jelasnya Frd Jokowi.

“Bisa jadi pura-pura tidak tahu dan sebetulnya mereka tahu namun pura-pura tidak tahu ketika ini sudah dimuat kemudian Viral dimana-mana barulah mereka membuat sanggahan itu yang tidak sangat masuk logika,” Terangnya Frd Jokowi.

Pemerintah itu harus Jujur dan terbuka, Pemerintah itu di gaji oleh rakyat dan dia diangkat oleh rakyat, bekerja untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan perutnya dia, karena dia ingat dia itu di gaji oleh rakyat, Kendaraan, Pakaian yang dimakan oleh keluarganya itu adalah milik rakyat, uang rakyat jadi harus transparan begitu jangan menghalang-halangi Kerja Pers, Karena Pers itu seperti nya Pers itu enak mitra bagi mereka, pers itu tidak serta-merta mencari kesalahan mereka, justru ada kesalahan mari duduk bersama kita cari solusinya seperti apa? Bukan Penghindaran kalau anda menghindar tentu curiga intinya ada kesalahan itu ajah pak,” Ungkapnya.

Seperti Rahasia Dokumen Negara masyarakat bisa mengetahui, kenapa tidak? menurut saya bisa sepanjang itu Kepentingan masyarakat, begini pak masyarakat itu Kedaulatan tertinggi kedaulatan paling tinggi, apa pun masyarakat perlu tahu koq, karena itu uang rakyat bukan uang siapa-siapa itu uang rakyat mereka perlu tahu informasi yang akurat gitu maksud saya,” Tutupnya Frd Jokowi.(Yohanes/Tim/Red).

Berita Terbaru