Panglima TNI mengatakan bahwa selain latihan dan percaya pada diri sendiri, terdapat hal lain yang juga menunjang prestasi para atlet sekalian, yaitu semangat juang dan semangat untuk memberikan hasil yang terbaik bagi bangsa dan negara. “Seluruh masyarakat Indonesia menaruh kepercayaan di pundak para karateka dan atlet TNI sekalian. Kami semua dan keluarga di rumah tentunya senantiasa berdoa agar para atlet karate Indonesia serta atlet TNI dapat mengibarkan Sang Merah Putih dan mengharumkan nama Indonesia. Jadikan itu sebagai cambuk dan pembakar motivasi dalam bertanding nanti,” jelasnya.
“Gunakan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Jaga stamina dan kesehatan agar berada dalam kondisi puncak saat bertanding nanti, Lawan pasti memiliki titik kekurangan,” tegasnya.
Untuk itu, pelajari dan temukan kelemahan-kelemahan tim lawan agar para atlet dapat mempergunakannya untuk mengalahkan lawan. “Pelajari dan temukan pula kekurangan diri sendiri agar segera dapat dieliminir, sehingga kekuatan kita menjadi maksimal,” ucap Panglima TNI.
“Marilah kita memanjatkan doa kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga Kontingen Karate Indonesia dan Kontingen TNI dapat memberikan hasil terbaiknya dan mengharumkan nama Indonesia pada Kejuaraan Karate Dunia dan CISM (Conseille International du Sport Militaire) Military World Games ini,” tutupnya.
Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. selaku Ketua Umum PB Fasi, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A, M.Sc, Ketum Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Agus Suparmanto, Ketum Persatuan Judo Seluruh Indonesia Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Ketum Taekwondo Indonesia Letjen TNI (Purn) Thamrin Marzuki, Ketum Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Laksdya TNI (Purn) Darwanto, Ketum Federasi Panjat Tebing Indonesia Brigjen TNI Joko Warsito, Ketum Persatuan Panahan Indonesia Kelik Wirawan. (Red/Puspen TNI).







