Polda Sumatera Utara Tangkap 5 Orang Diduga Pembunuh Pria yang Jasadnya Ditemukan di Jurang Berastagi

Selasa, 22 September 2020 (05 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (Medan) – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara berhasil menangkap lima pria yang diduga kuat pelaku sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban pria yang jasadnya ditemukan di jurang kawasan Berastagi, Tanah Karo Sumatera Utara.

Pelaku berhasil diamankan di dua lokasi, kawasan Pasar 9 Lahan Garapan, Labuhan Deli dan Pasar 3 Medan Marelan, Sumatera Utara, Selasa (22/9/2020).

Selain menangkap lima tersangka, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti pembunuhan sadis terhadap korban Jefri alias Asiong.

“Kelima pria tersebut diduga pelaku pembunuhan terhadap korban pria yang jasadnya ditemukan di jurang kawasan Berastagi, Tanah Karo, Sumatera Utara pada Jumat (18/9/2020) lalu”.

Jasad pria tersebut diketahui bernama Jefri alias Asiong, warga Medan Sunggal. Saat ditemukan, tangan dan kaki korban terikat dengan bekas luka lebam di sekujur tubuh.

Untuk mengamankan pelaku, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut harus mendobrak dan menggeledah dua rumah di dua kawasan itu.

Dalam penggeledahan di rumah milik Dn di kawasan Medan Marelan, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali dan kain seprai.

Barang bukti tersebut diduga digunakan para pelaku untuk menganiaya korban Jefri alias Asiong. Korban dianiaya hingga tewas diduga akibat terlibat utang piutang yang tak sanggup dibayar sebesar Rp 700 Juta.

Sampai saat ini, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut masih terus melakukan pengembangan kasus pembunuhan itu.

Polisi masih memburu satu pelaku diduga sebagai eksekutor pembunuhan korban Jefri alias Asiong. (mascipoldotcom)

Polresta Tasikmalaya Tangkap Pria Bawa 12,45 Gram Sabu

Selasa, 22 September 2020 (05 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (Tasikmalaya) – Seorang peria berinisial YM (44) tak berkutik saat ditangkap oleh anggota Satreskoba Polresta Tasikmalaya, saat di geledah petugas mendapatkan sabu seberat 12,45 gram dibadannya sudah terbagi dalam paket-paket kecil.

YM merupakan warga Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ditangkap di sekitar Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya.

Kepada Polisi, YM mengaku mendapatkan sabu dari seorang kurir yang menaruh sabu di tepi jalan.

Kasatreskoba Polresta Tasikmalaya, AKP Ade Hermawan Mulyana mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, didapati tersangka yang bertingkah mencurigakan.

“Setelah dilakukan pengintaian selama tiga jam, dan dilakukan pencegatan. Petugas melakukan penggeledahan, dan didapati barang bukti sabu yang sedang dibawa tersangka,” tutur AKP Ade.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 junto pasal 114 ayat 1 UU No. 35/2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Polisi juga sedang mengejar pelaku lain yang mengirim sabu tersebut kepada tersangka. (mascipoldotcom)

Polsek Kembangan Amankan Pencuri HP di Jl. Meruya, Kembangan Jakarta Barat Berbagai Modus Pelaku Berhasil di Ungkap

Selasa, 22 September 2020 (05 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (Jakarta) – Polsek Kembangan berhasil meringkus pencuri HP yang meresahkan para pekerja bangunan dan kerap beraksi di wilayah Jakarta Barat serta beberapa lokasi Jakarta Pusat pada Senin (21/9/2020) malam.

Selain menyasar kepada para pekerja bangunan, pelaku juga kerap merampas HP sepasang kekasih yang sedang berpacaran dipinggir jalan.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Niko Purba membenarkan pihaknya baru saja menangkap seorang tersangka pencuri hp berinisial Ma (28) yang sudah meresahkan pekerja bangunan dan hp milik warga.

“Ini adalah pelaku pencurian memang banyak modusnya. Kami tangkap di Jalan Meruya, Kembangan, Jakarta Barat,” terang Niko Senin (21/9/2020) malam.

Kemudian, lanjut Niko sudah menerima beberapa laporan masyarakat. Polisi akan terus mengembangkan kasus ini guna mengetahui apakah ada korban lain yang belum membuat laporan.

“Ada CCTV yang kami lihat dia beraksi berdua. Kami juga sedang dalami temannya yang terekam bersama tersangka ini,” tandasnya. (mascipoldotcom)

Polsek Patumbak Berhasil Gagalkan Perdaran 406,83 Sabu Diwilayah Hukum Polrestabes Medan

Selasa, 22 September 2020 (05 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (MEDAN) – Unit Reskrim Polsek Patumbak, Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara, berhasil menangkap Nas (42) kurir sabu asal Dusun Dirawang Pucuk Nusa, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Dari tas ransel, Nas, Polisi mengamankan empat paket sabu yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat brutto 406,83 gram.

“Tersangka diamankan di Jalan Sisingamangaraja KM 7,5 Kecamatan Medan Amplas tepat di depan showroom Isuzu, Jum’at, 18 Agustus 2020 sekira pukul 17.30 WIB,” kata Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahreza didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Purba, Senin (21/9/2020). malam

Kata Kapolsek Patumbak, penangkapan tersangka setelah polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa ada satu orang yang gerak geriknya mencurigakan berasal dari Aceh yang diduga sedang membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Kemudian personil yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba SH MH didampingi Panit Reskrim Ipda Darman Lumban Raja melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang disebutkan.

Ternyata benar ada seorang laki-laki membawa tas ransel dengan gerak gerik mencurigakan sedang berdiri di pinggir Jalan Sisingamangaraja KM 7,5 tepatnya di depan Showroom Isuzu.

Kemudian Team melakukan penggeledahan terhadap pelaku dan barang bawaannya yang ternyata benar bahwa di dalam tas ransel milik tersangka ditemukan barang bukti berupa empat bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu seberat 406,83 gram.

“Pelaku mengakui sabu tersebut dibawa dari Aceh Timur untuk dikirim ke Lampung dengan uang jasa pengiriman akan dibayar setelah barang tiba sebesar Rp 20.000.000 atas suruhan orang yang bernama Fikar berdomisili di Aceh Timur,” ujar Kompol Arfin.

Kemudian pelaku beserta barang bukti diamankan dan diboyong ke markas Polsek Patumbak guna proses selanjutnya.

“Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 112 juncto Pasal 114 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang peredaran narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” pungkas Kompol Arfin Fahreza. (mascipoldotcom)

Polsek Medan Timur Hanya Dalam Tempo 1×24 Jam Berhasil Amankan Pelaku Pembongkar Rumah di Jl. Timor No.29 Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur

Senin, 21 September 2020 (04 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (MEDAN) – Dalam tempo 1x 24 Jam Polsek Medan Timur Polrestabes Medan berhasil meringkus dua orang yang diduga menjadi tersangka dalam kasus pembongkaran rumah.

Terciduknya dua pelaku pembongkaran rumah berdasarkan Laporan Polisi Korban Nomor : LP / 635/ IX / 2020 / Restabes Medan / Sek Medan Timur Pada Tanggal 20 September 2020 atas nama pelapor Jonny Alex Mauliater yang beralamat di Jl.Dame No.35b KelurahanTimbang Deli Kecamatan Medan timur, Kota Medan ,Sumatera Utara .

Kapolsek Medan Timur Komisaris Polisi M Arifin ,SH saat di konfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu ALP Tambunan,SH,MH menjelaskan bahwa kedua tersangka yang diringkus diduga kuat melakukan tindak pidana pembongkaran rumah adalah ,” Arifin(39) warga Jalan Tusam No.11 Kelurahan Gaharu, Kecamtatan Medan Timur dan seorang pria yang mengaku bernama Firman Nasution(43) warga Jalan Gaharu Komplek (PJKA) Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur.

Lanjut Kanit Reskrim Iptu ALP Tambunan , Bahwa kedua pelaku tersebut melakukan pembongkaran rumah di Jalan Jalan Timor No.29 Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur Pada Tanggal 18 September 2020 Sekira pukul 12.00 Wib.sehingga korban yang mengetahui rumah nya telah dibongkar langsung membuat laporan resmi ke Polsek Medan Timur dan Langsung kami tangkap dalam tempo waktu 1×24 Jam.

“Pada Hari Ini Senin Tanggal 21 September 2020 Pukul 01.00 Wib. Saya langsung memimpin penangkapan tersebut bersama Panit 1 Iptu Rawi Cander,” pungkas Kanit Iptu ALP Tambunan , Satu orang tersangka kami tangkap di Jl.Tusam No.11 Kel.Gaharu Kec.Medan Timur dan satu lagi di Jl.Gaharu Komp.PJKA Kel.Gaharu Kec. Medan Timur,” Jelas Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Area tersebut.
Kanit Reskrim juga menceritakan bahwa ,kerugian korban sebesar Rp 500.000.000. Pada saat kedua tersangka di introgasi , mereka mengaku bahwa perbuatan tersebut baru ia lakoni pertama sekali yaitu dengan cara membongkar rumah dan mencuri 11 buah pintu, 7 kosen jendala,20 balok penyangga dan 1 Set Genset Besar.

“Saat ini kedua tersangka sudah kami jebloskan ke Jeruji besi sembari melengkapi berkas untuk di limpahkan ke Kejaksaan. Pungkas Kanit Reskrim Polsek Medan Timur.

Terpisah,

Korban Yang membuat laporan ke Polsek Medan Timur Jajaran Polrestabes Medan mengaku sangat senang dan apresiasi Atas kinerja gerak cepat Unit reskrim Polsek Medan Timur dibawah Pimpinan Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Ariifin, SH pihak korban merasa puas dan mengucapkan terimakasih dengan mengirimkan papan bunga ke Polsek Medan Timur sebagai bentuk Apresiasi dan dukungan atas terungkapnya pelaku dalam tempo 1×24 jam. (mascipoldotcom)

WNA Pencari Suaka Asal Iran Diamankan Polisi Saat Memesan Sabu Di Palmerah Jakarta Barat

Minggu, 20 September 2020 (03 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (Jakarta) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) pencari suaka Asal Iran bernama R H (40) ditangkap Unit Narkoba Polsek Palmerah pada Rabu (16/9/2020) kemarin.

Ketika itu, ia baru saja membeli sabu di Kampung Boncos Jalan ORI Kel. Kota Bambu Selatan Kec. Palmerah Jakarta Barat.

RH merupakan seorang dokter yang tinggal di salah satu Unit Aparteman Green Pramuka, Jakarta Pusat dan sudah berada di Indonesia sejak 2019.

Ia juga tergabung dalam United Nations High Commissioner for Refugees; (UNHCR) atau pencari swaka.

Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto mengatakan, awalnya anggota Polsek Palmerah mendapatkan informasi dari masyarakat ketika tengah melakukan patroli sekitar pukul 20.30 WIB bahwa ada WNA membeli sabu di Kota Bambu Selatan.

“Selanjutnya anggota mencurigai seorang laki laki keluar dari salah satu gang boncos. Orang itu si tersangka ini bernama Reza Hosseini warga luar Negeri dari Iran,” katanya Minggu (20/9/2020).

Kompol  Supriyanto melanjutkan, anggota kepolisian pun menggeledah tubuh tersangka Reza. Ketika itu, tersangka ternyata membawanya secara menggenggam sabu ditangan kiri.

Selanjutnya, anggota kepolisian mengintrogasi Reza dan ia mengaku beli sabu itu dari seseorang yang tidak dikenalnya. Akhirnya, Reza pun digiring ke Mapolsek Palmerah untuk diperiksa lebih jauh lagi.

“Di dibeli seharga Rp. 200.000 kepada seorang laki laki yang tidak kenal namanya,” tegas dia.

Kompol  Supri tidak menyebutkan jumlah barang bukti sabu secara rinci tapi kata dia jumlah hanya 0, gram saja yang dibeli oleh tersangka kepada lelaki yang tidak dikenalnya itu.

“Dia ngakunya buat pakai sendiri. Makanya pas beli tidak banyak,” tutup Kompol  Supriyanto.

Tersangka pun dikenakan Pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 10 tahun penjara. (mascipoldotcom)

Tim Kopaska Satgas Ambalat Amankan Kurir Sabu di Nunukan

Minggu, 20 September 2020 (03 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (Nunukan) – Berkat kerjasama yang solid antara Tim SFQR Lanal Nunukan dengan Tim Kopaska Satgas Busur Ambalat XX, akhirnya berhasil menangkap kurir sabu di wilayah Nunukan pada Sabtu(19/09/20)

Dalam Press Release yang dilaksanakan Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo pada Minggu, (20/09/2020), menjelaskan , “Pada hari Sabtu, (19/09) pukul 13.15 Wita, di Jalan Lingkar, Mambunut, Kel. Nunukan Selatan, Kab. Nunukan Prov. Kaltara telah dilakukan penangkapan terduga Kurir narkotika jenis sabu-sabu oleh Tim Gabungan SFQR Lanal Nunukan dan Tim Kopaska Satgas Busur Ambalat XX atas nama saudara (S),36 th warga Nunukan saat melakukan transaksi. Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari satu bungkus plastik transparan berisikan Narkoba jenis Sabu seberat 50 Gram, Hp merk Nokia dan Merk Samsung J7, satu unit mobil Datsun Panca STNK atas nama (F) yang saat ini menjadi tahanan di Lapas Nunukan, ” jelas Anton-sapaan karib Danlanal.

“Penangkapan ini dilaksanakan berdasarkan laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkotika di Nunukan. Selanjutnya ditindak lanjuti dengan membentuk tim gabungan operasi penangkapan sehingga berhasil menangkap terduga kurir sabu. Dan pada hari minggu tgl 20 Sept 2020 tersangka (S) beserta barang bukti diserahkan ke Polres Nunukan untuk diproses penyidikan lebih lanjut” imbuh Anton.

Sementara itu ditempat terpisah Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto memberikan apresiasi dan bangga atas keberhasilan tim SFQR Lanal Nunukan dan tim Kopaska Satgas Busur Ambalat XX dalam penangkapan Ini. “Dengan keberhasilan penangkapan mengisyaratkan bahwa wilayah Nunukan masih menjadi sorganya para pemakai dan pengedar narkoba, untuk itu saya perintahkan seluruh Lanal maupun Lantamal jajaran Koarmada II lebih proaktif dan efektif dalam meningkatkan patroli laut guna mengamankan dan menegakkan kedaulatan serta penegakkan hukum dilaut Indonesia” tegas Pangkoarmada II. (mascipoldotcom)

Polres Serdang Bedagai Amankan Pelaku Jual Sabu 1/2 Kg Di Serdang Bedagai

Sabtu, 20 September 2020 (03 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (SERGAI) – Satresnarkoba Polres Serdang Bedagai berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu. Dengan menyaru sebagai pembeli ( under cover buy) akhirnya tersangka diciduk dengan barang bukti sabu seberat 500 gram (0.5 Kg)

Tersangka Restu (36) ditangkap petugas di pinggir Sungai Jalan Kabupaten Desa Kota Galuh Kec.Perbaungan, Kab.Sergai, dengan barang bukti, sehelai plastik klip transparan yang berisikan narkotika diduga jenis sabu dgn berat brutto 500 gram (0.5 kg), 1 HP, 1 kotak lampu Hannochs, 1 (satu) tas merk voltker warna biru, Rabu (16/9/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang SH,MHum mengatakan kepada wartawan, Sabtu (19/9/2020), identitas tersangka Restu Fauzi Siregar alias Restu (36) alamat KTP, Jalan Bajak III Kel.Harjo Sari II Kec.Medan Amplas, Medan, dan tempat tinggal : Jl.Sampali Kel.Saentis, Kec.Percut Sei Tuan, Kab.Deli Serdang.

Dijelaskan Kapolres, pengungkapan kasus ini menindaklanjuti informasi masyarakat tentang adanya transaksi sabu yang dilakukan tersangka Restu bersama seorang teman nya, namun sayangnya dia tidak diketahui identitas temannya tersebut.

Selanjutnya, Tim mencoba melakukan undercover buy dan disepakati untuk melakukan transaksi di tepi sungai Jalan Kabupaten Desa Kota Galuh, Kec. Perbaungan, namun ketika tersangka Restu datang menghampiri personel yang menyamar.

Tersangka langsung diamankan, sedangkan temannya langsung melarikan diri tancap gas dengan menggunakan sepeda motor Honda jenis Vario Warna Merah No Pol tidak diketahui

Lagi lagi pada saat hendak diamankan tersangka Restu melakukan perlawanan sehinga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki kanannya, dan kemudian langsung diamankan dan dilakukan penggeledahan dan di dalam tas yang dibawanya.

Petugas menemukan kotak lampu hannochs yang berisikan 1 (satu) almunium foil yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan berat sekitar 500 gram (1/2 Kg ), lalu tim membawa tersangka ke Rumah Sakit untuk dilakukan tindak medis.

Kemudian dilakukan interogasi awal terhadap tersangka RFS menerangkan disuruh Ibas untuk menemui temannya yang tidak diketahui identitasnya oleh tersangka di depan SPBU seputaran Amplas untuk mengantarkan Sabu-Sabu ke Perbaungan.

Lalu dilakukan pengembangan ke Medan dengan memancing Ibas namun sesampainya di Amplas, Ibas tidak dapat dihubungi dan tersangka RFS tidak mengetahui alamat rumah Ibas.

“Selanjutnya Tim mengamankan tersangka dengan barang bukti. Untuk selanjutnya kasusnya sedang dikembangkan Satresnarkoba,” pungkas Kapolres. (mascipoldotcom)

, ,

Polsek Kebon Jeruk Tangkap 2 Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Alfamidi Kebon Jeruk dan Sita Air Soft Gun Serta Narkoba

Sabtu, 19 September 2020 (02 Safar 1442 H)

LiputanToday.Com (JAKARTA)  – Petugas Kepolisan dari Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Berhasil Meringkus 2 Pelaku Pencurian dengan kekerasan disebuah toko Alfamidi di Jln. Panjang Kelapa Dua Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat, (18/9/2020) lalu sekira pukul 03.17 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol R Sigit Kumono, SH menjelaskan bahwa benar pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 2 orang pelaku diantaranya berinisial DI (28) dan Sb (28) yang melakukan pencurian dengan kekerasan di sebuah Alfamidi di jalan panjang kelapa dua kebon jeruk Jakarta Barat

“Pelaku saat melakukan aksinya menakut-nakuti dan melukai korbannya dengan sebuah senjata air soft gun jenis revolver ” ujar Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Sigit Kumono, Sabtu, (19/09/2020).

Kompol Sigit memaparkan kronologis Pada hari dan tanggal tersebut diatas, saat saksi sedang berjaga toko alfamidi kemudian didatangi oleh kedua pelaku.

Salah satu pelaku inisial DI menodongkan senjata air soft gun ke arah saksi Sdr. AAN H, dan sempat memukulkan senjata tersebut kearah kepala Sdr. AAN, dan pelaku berteriak “ Tiarap .. tiarap “

Pada saat bersamaan saat itu juga ada penjaga toko lain yang sedang menyapu lantai sdr. Diva juga diancam dengan todongan senjata tersebut, serta di pukulkan ke kepalanya dan menyuruh tiarap.

Saat penjaga toko tiarap karena di todong oleh salah satu pelaku Sdr. D I, pelaku lain Sdr. S B, menuju meja kasir dan berhasil mengambil barang berupa uang dan HP milik Sdr. AAN.

Setelah berhasil mengambil barang hasil curiannya, kedua pelaku berusaha kabur dan akibat kejadian itu saksi berusaha mengejar dan meneriaki para pelaku, setelah saksi berhasil mengejar kemudian menarik kedua pelaku hingga terjatuh ujarnya

Sementara di kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Akp Yudi Adiansyah menambahkan saat pelaku hendak melarikan diri dengan barang hasil rampasan tersebut di Saat bersamaan Unit Buser yang sedang melaksanakan patroli kring wilayah mengetahui kejadian tersebut dan bersama dengan warga berhasil mengamankan para pelaku.

Saat ditangkap dan digeledah pada diri pelaku ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp. 159.000, 1 klip plastik kecil berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dan 1 (satu) butir peluru air soft gun.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp 1.220. 600, -, dan 1 unit handphone jenis vivo Y50.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan pasal 365 KUHPidana tentang Pencuri an dengan Kekerasan dan ancaman hukumnya maksimal 9 tahun penjara. (mascipoldotcom).

, , ,

Gerombolan Separatis Teroris Papua Makin Beringas, Satgas BKO Koramil Tewas Tertembak

LiputanToday.Com (PAPUA) – Aksi teror gerombolan separatis teroris Papua terhadap Masyarakat, TNI dan Polri terus berlanjut bahkan makin meningkat eskalasinya. Diduga, aksi ini sengaja dilakukan untuk menarik perhatian dunia sekaligus bentuk provokasi kepada Aparat Keamanan Indonesia menjelang Sidang Umum PBB 22-29 September 2020 mendatang, yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi secara virtual.

Hari ini (19/9/2020), bersamaan dengan upacara pemakaman jenazah Serka Sahlan, anggota Kodim 1404/Pinrang yang gugur saat bertugas sebagai Babinsa Koramil Persiapan Hitadipa karena aksi brutal gerombolan di Kp. Sugapa Lama (17/09/2020), aksi teror gerombolan ini kembali menelan korban, yaitu Pratu Dwi Akbar Utomo anggota Yonif 711/RKS Brigif 22/OTA Kodam XIII/Mdk, yang bertugas sebagai Satgas BKO aparat Teritorial Koramil Persiapan Hitadipa di Kab. Intan Jaya. kontak Tembak tersebut terjadi sekitar pukul 13.17 WIT.

Menurut keterangan, Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III, Kol Czi IGN Suriastawa mengatakan, Bahwa fakta menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa situasi tidak aman yang terjadi di Papua dan Papua Barat diakibatkan oleh aksi teror dan kriminal gerombolan yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Hari ini pemakaman Serka Sahlan di Pinrang dan Bapak Badawi di Probolinggo. Kesedihan keluarga menerima jenazah para korban keganasan gerombolan ini, ternyata masih berlanjut karena hari ini mereka kembali melancarkan aksi terornya kepada prajurit TNI, hingga Pratu Dwi Akbar tewas tertembak. TNI kembali berduka atas kejadian ini, Namun tetap bertekad untuk Bersama-sama dengan Polri menjaga kedamaian di tanah Papua.

Lanjut Kapen menjelaskan, Pada hari ini (Sabtu, 19/09) melalui akun medsosnya, salah satu pentolan gerombolan teroris separatis ini secara terbuka mengeluarkan pernyataan ancaman, intimidasi dan provokasi kepada seluruh penerbangan di Papua yang mengangkut personel TNI dan Polri. Menurutnya, gerombolan ini memang selalu memanfaatkan momen-momen tertentu untuk cari perhatian dunia Internasional dan kali ini dilakukan menjelang Sidang Umum PBB Minggu mendatang. Kepada warga masyarakat, dia berpesan untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan kebohongan yang terus dilancarkan di akun medsosnya.

Sementara itu Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cendrawasih, Letkol Arm Reza Nur Patria turut menjelaskan, Bahwa Satgas Apter ini bertugas untuk menyiapkan Koramil dan Kodim baru dalam rangka membantu Pemda dalam berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Atas kejadian ini, aparat gabungan TNI dan Polri meningkatkan patroli untuk menangkap pelaku teror di kawasan tersebut, demi ketenangan warga masyarakat. (Kapen Kogabwilhan III/red).