LiputanToday.Com

Burhanuddin Bakal Maju sebagai Calon Wakil Bupati Pessel

LiputanTODAY.Com (PESSEL) – Keseriusan Bakal Calon Wakil Bupati Pesisir Selatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Didampingi tokoh masyarakat Burhanuddin, Mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon Wakil Bupati Pesisir Selatan ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (17/12/2019) Pukul 14.00 WIB, Didampingi tokoh Masyarakat.

Burhanuddin pada Pilkada tahun lalu pernah maju sebagai Bupati berpasangan dengan Novril Anas, walaupun garis tangan kurang beruntung itu tidak membuat Burhanuddin pudar, karena keinginan membangun Kabupaten Pesisir Selatan.

“Masyarakat, Pemuda dan Tokoh Masyarakat Pessel menginginkan. Amanah dan kepercayaan ini perlu kita laksanakan,” tegas Burhanuddin.

Diungkapkan Burhanudin, untuk membangun Kabupaten Pesisir Selatan memang harus dilakukan dengan ketulusan, keikhlasan, serta visi dan misi kedepan yang jelas. Maka, jika amanah masyarakat benar – benar bisa terwujud, maka amanah tersebut akan dilaksanakan sesuai konstitusi menjadi kewenangan Wakil Bupati. Siap mendukung program Bupati.

Dan, Burhanuddin tidak akan mencari hal lain, Selain keinginan membangun Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kita berharap do’a bersama seluruh masyarakat Pessel, mudah – mudahan apa menjadi niat dan nawaitu kita bersama bisa terwujud,” harapnya.

Lebih jauh disampaikan Burhanuddin, saat ini apa yang menjadi amanah Partai dengan siapa ia maju, sepenuhnya menyerahkan proses tersebut ke penggurus Partai, untuk kesiapan pribadi Inyah Allah kita telah siap lahir dan batin. Sebelumnya formulir juga sudah kita kembalikan ke Partai Amanat Nasional.

“Hari ini kita terima pengembalian berkas Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pessel, atas nama suadara Burhanuddin,” tegas Panitia Pelaksana Penerima berkas Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, DPC Partai Demokrat Pessel Maulana Makmun.

Diterangkan Maulana, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk diusung pada Pilkada 2020 di sampai 24 Desember 2019.

“DPC. Partai Demokrat Pessel telah menerima 8 orang pendaftar, 7 belum mengembalikan berkas,1 orang sudah mengembalikan berkas ke Sekretariat,” ujar Maulana.

DPC. Demokrat Pessel hanya sifatnya menerima pendaftaran saja, untuk keputusan ada ditangan DPW Partai Demokrat Padang.

Ikut saat penyerahan berkas, Mantan Anggota DPRD Pessel Gestro Joni, Datuk H.Drs. Jasril Jabar, Khairul Samsi (tokoh masyarakat), Elfinas (tokoh masyarakat) dan Bendahara DPC. Partai Demokrat Kota Padang Asril Muis. (Rio).

Editor : Fifi.

Panglima TNI Lepas 1.234 Diplomat Militer ke Lebanon

LiputanTODAY.Com (Jakarta Timur) – Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang diwakili Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto melepas para diplomat militer yang akan diberangkatkan ke daerah misi PBB di Lebanon Selatan sebanyak 1.234 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) yang dipimpin Dansatgas Konga Kolonel Inf Setyo Wibowo, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Senin (16/12/2019).

Dalam sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mengatakan bahwa pengiriman 1.234 Diplomat Militer tersebut adalah wujud nyata dari pelaksanaan 11 program prioritas TNI yang telah dicanangkan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

“TNI harus mendukung kebijakan pemerintah yang berupaya untuk meningkatkan partisipasi Indonesia pada upaya perdamaian dunia serta kancah Internasional, Pasukan perdamaian PBB menjadi salah satu upaya TNI meningkatkan diplomasi militer”, tambahnya.

Prajurit TNI yang berjumlah 1.234 tersebut terbagi dalam delapan Satgas yang terdiri dari FHQSU, FPC, MPU, CIMIC, MCOU, Level Two Hospital, MTF (Maritime Task Force) dan Satgas Indobatt Yon Mekanis XXIII-N UNIFIL. Diantaranya terdapat 61 prajurit Wanita TNI yang akan melaksanakan tugas-tugas sesuai bidang keahlian masing-masing, bahwa segala sesuatu yang kalian kerjakan di tempat tugas nanti akan menjadi cerminan TNI dan Negara Indonesia di hadapan masyarakat Internasional serta militer negara lain.

“Tunjukkan bahwa Prajurit-prajurit TNI adalah prajurit yang terlatih, disiplin dan profesional”, kata Panglima TNI.

Kepada seluruh anggota Satgas TNI Kontingen Garuda dan Milstaff Seceast UNIFIL, Panglima TNI berpesan hormati dan junjung tinggi budaya setempat serta pahami, kuasai, juga laksanakan setiap aturan pelibatan dan prosedur tetap dengan baik dan bertanggung jawab.

Upacara pemberangkatan Satgas TNI Kontingen Garuda dan Milstaff Seceast UNIFIL TA. 2019 dilaksanakan di Mabes TNI, disaksikan oleh Charge d’affaires Kedutaan Besar Lebanon di Jakarta Mr. Karim Khalil. (Red/Navi/Puspen TNI).

Berbagi Kasih, Cinta dan Peduli TNI Untuk Rakyatnya Gelar Operasi Bibir Sumbing

LiputanTODAY.com (Banyumas) – Puluhan warga masyarakat dari penjuru wilayah sejajaran Korem 071/Wijayakusuma yang kebanyakan mereka dari masyarakat tidak mampu, mendatangi Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, Banyumas dalam rangka turut serta mendaftarkan diri sebagai pasien operasi bibir sumbing dan celah langit dalam rangka Hari Juang TNI AD Tahun 2019, Minggu, 15 Desember 2019

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam amanatnya pada pembukaan Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian TNI AD kepada masyarakat khususnya penderita bibir sumbing.

Dikatakan, bibir sumbing saat ini masih menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia. Faktanya satu dari seribu kelahiran hidup anak mengalami kelainan celah bibir. Penyebab utamanya terjadinya bibir sumbing dikarenakan oleh konsumsi obat-obatan yang berlebih pada saat kehamilan, kurangnya konsumsi folat, merokok dan faktor genetik.

“Bakti sosial berupa pemberian kesehatan operasi bibir sumbing pada kegiatan ini sangatlah efektif karena dapat dilaksanakan secara bersinergi antara Korem 071/Wijayakusuma, Rumah Sakit Wijayakusuma dan Yayasan R. Aria Wiraatmadja (pendiri bank BRI) serta Bank BNI, yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” terang Danrem.

Disamping itu, kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program ini juga sangat penting dalam meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Lanjutnya, Danrem juga mengatakan kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah Kodam IV/Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2019, yang acara puncaknya dipusatkan di Purwodadi Grobogan, Jawa Tengah. Sedangkan untuk jajaran Korem 071/Wijayakusuma menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing, donor darah dan sunatan massal.

Danrem juga menjelaskan, hingga saat ini, jumlah pasien operasi bibir sumbing yang sudah mendaftar di Rumkit Wijayakusuma sebanyak 36 pasien terdiri dari 20 pasien lanjutan dan 16 pasien baru.

Sementara itu, Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto, Letkol Ckm dr. Teguh Tri Widodo, S.Pros., dalam laporannya menyampaikan, jenis kegiatan operasi bibir sumbing sebelumnya telah dilaksanakan screning pada 14 Desember 2019 bertempat di ruang Parikesit Rumkit Wijayakusuma sedangkan operasinya pada 15 s.d 19 Desember 2019 dengan jeda waktu satu hari yakni pada 16 Desember 2019.

Menurutnya, kegiatan operasi bibir sumbing dibagi dua kelompok yakni Minggu, 15 Desember 2019 sedianya 17 orang, namun 2 orang ditunda dengan alasan kesehatan (demam). Dan kelompok kedua, calon pasien 47 orang.

Ketua Yayasan R. Aria Wiraatmadja, Prasetya menyampaikan, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini sudah yang ke-10 kalinya dilaksanakan oleh Yayasan R. Aria Wiraatmadja yang berkolaborasi dengan Korem 071/Wijayakusuma dan BRI serta pihak terkait lainnya di Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Dikatakan, hingga Desember 2018, Yayasan R. Aria Wiraatmadja telah mengoperasi kurang lebih 420 pasien. Dan hingga Desember 2019 ini sudah terdaftar 52 calon pasien dari wilayah Jawa Tengah ditambah 1 pasien dari Kalimantan yang berdomisili di Semarang.

Dia berharap, semoga kolaborasi antara TNI, Yayasan R. Aria Wiraatmadja, BRI dan lembaga lainnya dapat terus berkembang setidaknya bisa turut membahagiakan rakyat yang notabene mereka yang masih dalam kesusahan.

Perwakilan Cabang BRI Purwokerto, Lawatul menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan bakti sosial tersebut. “Sangat terkesan atas pelaksanaan kegiatan di Rumkit Wijayakusuma, dalam penanganannya operasinya dalam waktu 30 menit merubah dunia bagi penderitanya seumur hidupnya,” ungkapnya.

Sementara Handoyo orang tua dari pasien operasi bibir sumbing Gita dan Citra Kamelia (7), menyampaikan dirinya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada TNI serta pihak lainnya yang membantu memfasilitasi putrinya.

Sekedar diketahui, ibu dari Gita yaitu Almarhumah Alfiah, meninggal dunia saat melahirkan kedua putrinya yaitu Gita dan Citra Kamelia (7) pada 2012 lalu. Gita Avelia (7), murid kelas 1 SDN 03 Bulakamba, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi salah satu anak yang mendapatkan senyuman tepat di Hari Juang TNI AD tahun 2019 ini.

Putri Almarhumah Alfiah (26) dan Handoyo (34), buruh bangunan asal Desa/Kecamatan Bulakamba RT. 03 RW. 05 ini, mendapatkan bantuan sosial dari Korem 071/Wijayakusuma melalui Rumkit Tingkat III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, berupa operasi bibir sumbing. (Red/Korem 071/Wijayakusuma).

Gelar Garda Nusantara DPC Bekasi, Siap Mendukung Program Gubernur Menuju Jabar Juara

LiputanTODAY.Com (Bekasi) – Gelar Garda Nusantara (GGN) merupakan Organisasi yang berdiri dari masyarakat untuk masyarakat, terang Adi Supriyanto selaku Ketua DPP dalam sambutannya di acara Pengukuhan dan Pelantikan Korda Kabupaten Bekasi, Periode Tahun 2019-2024, Minggu (15/12/19).

Acara yang bertema “Mari dukung Gubernur Jawa Barat Menuju Jabar Juara” Berlangsung dengan meriah, terlihat antusiasnya para pengurus PAC beserta anggota memadati Aula Kantor Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Sebagai tempat berlangsungnya acara tersebut.

Adi Supriyanto juga menjelaskan Organisasi ini berdasarkan sebagai landasan Ekonomi dan Budaya dengan bertujuan mengawal program Gubernur Jawa barat.

“Dengan banyaknya program Gubernur Jawa Barat, Sambungnya Adi, merupakan tugas kedepannya untuk GGN, Organisasi ini sudah berjalan di 27 Kota/Kabupaten yang ada di wilayah Jabar, GGN pun sudah ada di beberapa programnya Gubernur seperti pendamping PKH dan Rutilahu” pungkasnya.

Usai sambutan Ketua DPP Adi Supriyanto SE, M, Si. beserta Ketua Korwil Bogor Raya Ida Mulyani lanjut meresmikan Pengukuhan Kepengurusan kepada Anwar Soleh sebagai Ketua DPC Gelar Garda Nusantara Kabupaten Bekasi.

Usai diresmikan sebagai Ketua DPC Anwar Soleh Memberikan SK secara Simbolis Kepada 23 Korcam yang ada di Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya, Anwar Soleh menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang telah di berikan kepadanya sebagai Ketua DPC GGN Kab. Bekasi.

“Ini merupakan tugas yang harus dijalankan bersama, tanpa adanya bantuan dari teman teman di bawah kita tidak mungkin bisa diikutsertakan dalam menjalankan program pemerintah” ucapnya Anwar Soleh Kepada liputantoday.com.

“Kita harus bersinergi dengan pemerintahan, Sambungnya Anwar, Guna menyampaikan aspirasi masyarakat untuk bisa direalisasikan dalam program program Gubernur Jawa barat, Dan ini sebagai jalinan silaturahmi kepada anggota dan pengurus GGN di 27 Kota/Kabupaten lainnya, khususnya untuk Kabupaten Bekasi kita bisa bertukar pendapat, pengalaman, demi tujuan yang baik yaitu membantu masyarakat menuju Jabar Juara”. pungkasnya Anwar.

Mari jalin komunikasi dengan baik antara satu dengan lainnya, berjalan dengan sesuai tupoksinya masing-masing, Ikut mendukung program program dan kebijakan pemerintah yang konstitusional. harapnya Anwar Soleh. (Red/Firman).

 

Editor : Fifi.

Babinsa Sekanak Raya: Pentingnya Menjaga Tradisi Keagamaan di Wilayahnya

LiputanTODAY.Com (BATAM) – Babinsa Kelurahan Sekanak Raya Serda Dedi Gusperi menghadiri peringatan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Al Ikhlas Sungai Buaya, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Minggu (15/12/2019).

Babinsa Sekanak Raya Serda Dedi Gusperi, sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal ini sudah menjadi tradisi keagamaan bagi umat Islam.

“Peringatan Maulid Nabi SAW 1441 H, menjadi momentum yg tepat bagi kita untuk merenungkan dan meneladani kehidupan Rasullullah SAW,” Ujarnya.

Dalam Kesempatan ini, Babinsa Kelurahan Sekanak Raya Serda Dedi Gusperi mengajak jamaah mushola Al iklas untuk selalu menjalin silaturahmi antar sesama dan kedepankan sinergitas Demi terwujudnya wilayah Yang aman dan kondusif

Sementara Babinsa menuturkan, tujuan kegiatan ini agar masyarakat yang beragama Islam lebih memahami sejarah perjuangan dalam menyebarkan nilai-nilai agama Islam, serta kehidupan Nabi dalam melaksanakan cara-cara beribadah yg baik dan benar dalam menegakkan akidah.

Disisilain juga turut hadir dalam acara tersebut, Babinsa Kelurahan Sekanak Raya Serda Dedi Gusperi, Habiburrohman Penceramah, Aidi Ketua Rt 01/04 Sungai Buaya, Danil Ketua Rt 02/04 Sugai Buaya, Sahrudin pengurus musholla Al Ikhlas, Toga, Tomas dan Warga Kampung Sungai Buaya. (Red/Feb).

Peringati Hari Juang TNI AD, Kodam XII/Tpr Bersama Perbakin Gelar Lomba Menembak

LiputanTODAY.com (Kubu Raya)-Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2019, Kodam XII/Tanjungpura bekerjasama dengan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kota Pontianak menggelar lomba menembak senapan angin Metal Silhouette memperebutkan Piala Perbakin Pontianak yang berlangsung di lapangan tembak pistol Kodam XII/Tpr. Minggu, (15/12/2019) pagi.

Lomba menembak senapan angin Metal Silhouette tahun 2019 tersebut resmi dibuka oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, yang dihadiri Kasdam XII/Tpr, Irdam, para Asisten, Kabalakdam XII/Tpr, Ketua Umum Perbakin Prov. Kalbar, Ketua Perbakin Kota Pontianak serta Pengurus dan diikuti sebanyak 46 peserta.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam sambutanya mengatakan, ajang kejuaraan ini sebagai sarana meningkatkan prestasi menembak dan mencari bibit-bibit atlet petembak Metal Silhouette untuk disiapkan pada event yang lebih tinggi, sehingga nantinya dapat mengharumkan nama provinsi Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, dapat lebih mempererat hubungan persaudaraan dan saling terjalin tali silaturahmi sesama petembak.

“Adanya event seperti ini maka akan menarik minat masyarakat, yang tentunya sasaran targetnya adalah PON, sehingga diharapkan dari atlet-atlet yang ada didepan saya ini akan muncul generasi muda dari Provinsi Kalimantan Barat atau Kota Pontianak yang dibanggakan serta dapat meraih prestasi untuk memajukan daerah kita,” ujar Pangdam XII/Tpr.

Diakhir amanatnya, Pangdam XII/Tpr juga berpesan kepada setiap peserta wajib menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, persahabatan, sportivitas dan soliditas antara sesama peserta lomba, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Sementara itu, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono selaku Ketua Umum Perbakin Provinsi Kalbar mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya perlombaan menembak ini.

“Kegiatan ini juga merupakan satu langkah awal setelah sekian lama tidak pernah ada kejuaraan dan memang sepatutnya kita harus berkolaborasi, oleh sebab itu bagaimana maju kedepan kolaborasi ini dilanjutkan terutama bersama TNI-Polri, yang mempunyai sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan selain latihan juga untuk kejuaraan seperti sekarang ini,” ucapnya.

Pada lomba menembak senapan angin Metal Silhouette tersebut keluar sebagai juara 1 diraih oleh Firman dari Khatulistiwa Shooting Club, juara 2 Feri Gustian Shooter Aliance dan juara 3 Maryono Khatulistiwa Shooting Club dan juara 4 diraih Suhendri Khatulistiwa Shooting Club. (Red/Pendam XII/Tpr)

Meski Sempat Diselamatkan Sertu Mardi, Bayi Yang Terseret Arus Sungai Meninggal Dunia

LiputanTODAY.com (Solok) – Walau sempat diselamatkan Babinsa Koramil 03/Muaralabuh, Sertu Mardi, seorang bayi yang terseret arus sungai saat banjir melanda perkampungan Tarandam, Kabupaten Solok, akhirnya meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0309/Solok, Letkol Arh Priyo Iswahyudi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Sabtu, (14/12/2019).

Diungkapkan Dandim, peristiwa ini terjadi saat banjir melanda kawasan perkampungan Tarandam, Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, pada Jumat, (13/12/2019).

“Saat bersamaan, ketika mengantar istri hendak berbelanja ke pasar, Babinsa (Sertu Mardi), mendengar suara minta tolong dari warga,” ujarnya.

Naluri seorang prajurit, lanjut Dandim, membuat Mardi tanpa berpikir panjang segera melompat ke sungai untuk menyelamatkan sang bayi.

“Dibantu seorang warga bernama Wahyu (24), lalu keduanya berhasil membawa bayi Aldi (3) ke daratan untuk diberikan pertolongan pertama,” jelasnya.

Disampaikan Priyo Iswahyudi, sehari sebelumnya juga hal serupa dilakukan Serda Osman Gumandra, Babinsa Koramil 03/Muara Labuh Kodim 0309/Solok menyelamatkan Balita saat banjir datang.

“Dan kini, aksi heroik ini kembali dilakukan Sertu Mardi. Dengan nekad melepas seragam dinasnya, melompat ke Sungai Batang Pulakek Pauh Duo membantu selamatkan bayi yang terseret arus deras sungai,” pujinya.

Di tempat terpisah, Sertu Mardi menjelaskan, meski air deras tanpa mengenal bahaya mengancam nyawanya, dirinya langsung mencebur ke derasnya arus sungai untuk menyelamatkan balita yang terseret arus.

“Ini saya lakukan murni panggilan dari dalam diri sebagai seorang prajurit TNI AD untuk membantu kesulitan yang dihadapi warga,” terangnya.

Suami dari Rahma tersebut mengungkapkan bahwa yang dilakukannya semata-mata membantu warga yang mengalami musibah.

“Jiwa kebapakan dan kemanusiaan muncul seketika, kala mendengar anak seorang anak yang terseret arus sungai,” urainya.

Mardi juga merasa sedih, setelah melalui perjuangan yang melelahkan, mulai dari menyelamatkan sang bayi dari arus sungai sampai membawa ke rumah sakit, nyawa sang bayi tak dapat diselamatkan.

“Sedih juga rasanya tak dapat menyelamatkan nyawa Aldi kecil, walau tim medis rumah sakit telah bekerja maksimal menolongnya,” ucapnya.

Bapak dari Alexa (11) dan Amanda (9) ini menyampaikan, sebagai seorang prajurit dirinya terus akan berbuat yang terbaik untuk melayani dan melindungi waga binaanya.

“Tugas seberat apapun harus saya kerjakan dan lakukan dalam membantu kesulitan warga, walaupun nyawa taruhannya, itu sudah menjadi komitmen saya dalam bertugas,” tandasnya.

Detik-detik penyelamatan Balita korban hanyut ini sempat membuat heboh warga dan menjadikan momen penting bagi warga karena keberanian anggota TNI ini.

“Yaa Allah, berani kali tentaro itu, luar biaso keberaniannya,Yaa Allah lihat itu, lihat itu dapot anak itu diselamatkan tentaro, “tutur warga setempat berdecak kagum. (Red/Dispenad)

Kodim 0316/Batam Adakan Bakti Sosial di Hari Juang TNI AD Tahun 2019

LiputanTODAY.Com (BATAM) – Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Juang TNI Angkatan Darat, Kodim 0316/Batam bersama PMI Kota Batam, Dinkes Pemko Batam, Puskesmas Lubuk Baja dan Rumkit Ban 01.08.03 Batam, kegiatan Bakti sosial berupa Donor Darah dan Pengobatan Gratis kepada Masyarakat Kel. Tanjung Uma, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam. Minggu (15/12/2019).

Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja ini disambut Antusias oleh warga masyarakat.

Bakti sosial yang dimulai dari Pukul 09.00 S/d 11.35 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira seksi Teritorial Kodim 0316/Batam, Kapten Inf. HP Bangun.

Sedangkan tim medis yang diterjunkan terdiri dari 5 personil PMI, 3 personil Rumkit Ban dan 4 petsonil dari Puskesmas Lubuk Baja Batam, dari Bakti Sosial ini berhasil melayani sebanyak 67 pasien yang didominasi oleh Lansia.

Jenis pengobatan yang diberikan dalam kegiatan bakti sosial tersebut adalah pelayanan pemeriksaan Tensi Darah, Pengobatan Penyakit Ringan seperti Batuk, Pilek, Pusing serta keluhan ringan lainnya yang dapat ditangani ditempat. terang Kapten Inf. HP Bangun.

Dandim 0316/ Batam, Letkol Inf Ahmad Daud Harahap, melalui Pasi Teritorial Kapten Inf HP Bangun, bahwa “Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Juang TNI AD, ini harapannya bisa berdampak langsung untuk masyarakat. pungkasnya.

Lanjutnya, Kenapa kita laksanakan pengobatan gratis karena ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kota Batam, khususnya masyarakat Kel. Tanjung Uma, Kec. Lubuk Baja, jadi kita secara langsung bisa membantu mereka apalagi yang sedang kondisi sakit.

Ini merupakan wujud komitmen sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini juga merupakan suatu wujud kepedulian kita kepada masyarakat, dan ini terbuka untuk umum, Siapa saja boleh mengikuti dan datang untuk mendonorkan darah ataupun berobat.

Di waktu yang sama, Sundarni (59) salah satu warga Kel. Tanjung Uma menjelaskan, Kegiatan seperti ini tentunya dapat dirasakan oleh masyarakat seperti yang memiliki keluhan sakit kepala sebelah dan bangun tidur badan terasa sakit semua. jelasnya.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan sebulan sekali disini, biar kami tidak usah jauh-jauh berobat ke Puskesmas atau kerumah sakit” harapnya. (Red/Navi).

Sebanyak 434 Sekolah Raih Penghargaan Adiwiyata Tahun 2019

LiputanTODAY.Com (Jakarta)-Adiwiyata merupakan Penghargaan bergengsi dari Kementerian LIngkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), diberikan kepada sekolah yang tekun dan eksis peduli pada lingkungan sekolah.

Ajang penghargaan Adiwiyata 2019 ini dihadiri sebanyak 434 sekolah yang terdiri atas 376 sekolah negeri dan 58 sekolah swasta dari 164 kota/kabupaten di 32 Provinsi. Sekolah yang berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional sebanyak 333 dan Adiwiyata Mandiri 101 sekolah.

Dalam sambutannya, Menteri LHK Siti Nurbaya, menegaskan penghargaan Adiwiyata bukanlah tujuan akhir, tapi merupakan bentuk cerminan komitmen yang kuat dari semua unsur dalam dunia pendidikan.

“Sekolah Adiwiyata diharapkan dapat menghasilkan anak-anak didik yang berkarakter, peduli, dan berbudaya lingkungan serta berprestasi secara akademik, sehingga akan terwujud generasi yang unggul untuk Indonesia Maju,” katanya, saat Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional, di Jakarta, Jumat, (13/12/2019).

Menteri Siti juga menekankan bahwa penghargaan ini adalah tanggung jawab para kepala sekolah dan jajarannya untuk bekerja lebih keras, dan lebih cerdas untuk mewujudkan lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan.

“Program Adiwiyata ini juga merupakan upaya kita mewujudkan siswa siswi yang akan menjadi pemimpin Indonesia di masa yang akan datang, yang berhati mulia, dan megintegrasikan nilai-nilai lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam setiap keputusannya, serta siap menjadi penyelamat sumber kehidupan dunia,” ujar Menteri Siti Nurbaya.

Program Adiwiyata telah berhasil mendorong adanya peningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah. Dalam kurun waktu tahun 2006 – 2019, Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah melalui pengelolaan sampah dengan 3R (reduce, reuse dan recycle), sejumlah 38.745 ton per tahun. Mereka juga berkontribusi dalam penanaman dan pemeliharaan 322.875 pohon/tanaman, dan 64.575 lubang biopori, serta 12.915 sumur resapan. Selain itu, mereka mampu menghemat penggunaan listrik dan air antara 10-40% per sekolah.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk menghadapi tantangan di era industri 4.0 ini, juga ikut serta dalam menahan laju perubahan iklim, khususnya kepada para penerima penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri,” tutur Menteri Siti Nurbaya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK, Helmi Basalamah, dalam laporannya menyampaikan tahun ini terdapat 1.372 sekolah yang diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Jumlah tersebut terdiri atas 1.196 sekolah negeri dan 176 sekolah swasta dari 265 Kota/Kabupaten di 32 Provinsi.

Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri ini adalah yang dilaksanakan ke 13 kalinya, sejak pelaksanaan pertama tahun 2006 yang lalu. Pemberian penghargaan Adiwiyata Nasional pertama kali dilakukan tahun 2007 masih bagi lingkup sekolah-sekolah di Pulau Jawa.

Sampai hari ini, dari sekitar 250.000 sekolah di seluruh Indonesia, 4.305 sekolah diantaranya telah meraih penghargaan Adiwiyata Nasional, terdiri dari 3.477 sekolah dan Adiwiyata Mandiri 828 sekolah.

Pada Oktober 2019, dunia pendidikan Indonesia mengukir prestasi penghargaan The 3rd ASEAN Eco School di Siem Reap, Cambodia. Penghargaan ASEAN Eco School 2019 dari Indonesia diberikan kepada SMPN 10 Malang dan SMK 1 Adiwerna, Tegal.

“Pada ajang tersebut, setiap negara anggota ASEAN berhak mengajukan 2 sekolah berwawasan lingkungan yaitu 1 primary school dan 1 secondary school untuk memperoleh penghargaan yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali ini. Dari Indonesia yang berhak mengikuti seleksi ASEAN Eco School adalah sekolah-sekolah Adiwiyata Mandiri tahun perolehan 2015-2018,” ujar Helmi.

Berdasarkan data statistik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sampai dengan tahun 2018 jumlah tenaga pendidik sekolah tingkat dasar dan menengah sebesar 2.719.790 orang, sedangkan jumlah peserta didik sebanyak 45.357.668 orang. Data ini menunjukan besarnya potensi atau pengaruh generasi muda atas kualitas lingkungan di masa-masa mendatang.

Pemerintah melalui Kementerian LHK, menyadari potensi tersebut dengan melakukan pembinaan sejak dini di lingkungan pendidikan formal, melalui Program Adiwiyata sejak tahun 2006,` sebagai salah satu implementasi dari Pendidikan Lingkungan Hidup. (Red/Humas KLHK)

Di Hari Aids Sedunia 2019, Danramil 03/NGS: Antisipasi Penularan HIV Melalui 3 Hal

LiputanToday.Com ( BATAM ) – Komando Rayon Militer (Koramil) 03 /Nongsa melalui perwakilan Kodim 0316, menghadiri kegiatan Edutainment dan Test HIV secara Sukarela yang diadakan oleh Komisi Penanggulangan Aids Kota Batam, di Pelataran pintu 5 Mall Top 100 Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Sabtu (14/12/2019).

Kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Walikota Batam, Dandim 0316/Batam, diwakili, Kapolresta Barelang, diwakili, Danlanal Batam, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Para perwakilan OPD Pemkot Batam, Para direktur Rumah sakit Kota Batam, Camat Sagulung, ketua FKUB kota Batam, Ketua AJAHIB Kota Batam, jaringan LSM peduli AIDS Kota Batam, jaringan perguruan tinggi peduli AIDS kota Batam, perusahaan-perusahaan peduli AIDS Kota Batam, Ketua Karang Taruna se-Kota Batam, Ketua remaja peduli AIDS se-Kota Batam, jaringan populasi kunci kota Batam, Forum warga peduli AIDS Kota Batam.

Penyuluhan kesehatan ini, membahas tentang penyakit HIV dan Aids serta test pengecekan secara Sukarela, bagi remaja sekolah, karyawan perusahaan, dan masyarakat umum.

Menurut Danramil 03/Ngs. Kapten. Inf W. Sinaga, kegiatan ini merupakan dalam rangka memperingati hari Aids Sedunia, dilaksanakan dalam tahun ini di Kotam Batam.

Kapten. Inf W. Sinaga, mengucapkan terimakasih kepada yang sudah hadir dan mendukung pada kegiatan ini karena kegiatan ini merupakan sangat penting bagi masyarakat dan diri sendiri terutama masalah kesehatan.

Kapten. Inf W. Sinaga, mengatakan sebelum dilaksanakan pemeriksaan, terlebih dahulu dilaksanakannya penyuluhan tentang HIV AIDS.

Dandim 0316/Batam, menjelaskan bahwa AIDS merupakan kumpulan (Gejala) penyakit yang disebabkan oleh adanya penurunan kekebalan tubuh manusia yang di dapat.

“HIV adalah virus yang membunuh sel darah putih di dalam tubuh manusia, sedangkan fungsi sel darah putih itu sendiri melawan infeksi dan penyakit yang menyerang tubuh manusia,” Jelasnya.

Menurutnya, bahwa penularan HIV melalui 3 hal yakni, Pertama melalui produk Darah baik itu Transfusi, Alat Suntik atau Iris yang tercemar HIV, Narkoba Suntik, Tato dan Pisau Cukur.

Lanjut Kapten. Inf W. Sinaga, yang kedua, dari ibu ke janin atau ke bayinya dan yang ketiga, melalui hubungan seksual dengan seseorang yg sdh terinfeksi HIV Aids

Bahwa HIV itu sendiri terdapat di darah, cairan kelamin pria, cairan kelamin wanita dan air susu ibu. (Red/Feb).