“Alhamdulillah kita telah melaksanakan panen raya tahap pertama. Kegiatan ini dilakukan serentak oleh Polda Riau dan jajaran di seluruh 12 kabupaten/kota. Kita sudah memetik jagung tadi secara bersama-sama. Sehingga ini, melambangkan bahwa Polri disupport oleh semua stakeholder dalam melaksanakan panen raya,” ujarnya.
Dijelaskan, Polda Riau bukan hanya berfokus pada proses di hulu saja, tetapi juga sangat memperhatikan untuk sektor hilirnya. Sehingga, dalam memperkuat kelancaran rantai pasok hasil panen, pihaknya telah mendatangkan secara langsung mitra strategis yang dapat mengoptimalkan distribusi dan pengolahan jagung.
“Di sinikan adalah hulunya, Alhamdulillah Polda Riau ini tidak hanya konsen kepada hulunya, tetapi hilirnya kita sudah konsen. Kita hadirkan di sini pihak ketiga sebagai perusahaan pakan terbesar di seluruh Indonesia. Mereka hadir di sini untuk langsung membeli,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan panen jagung tahap pertama ini merupakan hasil dari penanaman pada empat bulan lalu. Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal berkomitmen, ke depan pihaknya akan terus selalu mendukung progam ketahanan pangan sesuai arahan nasional.
“Polri bukan hanya bertugas melakukan penegakan hukum, mengatur arus lalu lintas semacamnya, tetapi ada unsur-unsur pengayoman dan pelayanan. Dalam hal tersebut ada ketahanan pangan, penanaman jagung, serta pemanfaatan pekarangan pangan yang disebut bergizi lestari,” pungkasnya.**


