, ,

Babinsa 16 Duriangkang Himbau Warga dan Bagikan Masker ke Pembuatan Bata Merah

LiputanToday.Com (Batam) – Babinsa 16 Kel. Duriangkang, Koramil 01/BT, Kodim 0316/Batam, Serka Sufian, Melaksanakan kegiatan Himbauan dan Pembagian Masker ke tempat Pembuatan Batu Merah di RT/RW 09/11, Kel. Duriangkang, Kec. Sei Beduk. Selasa (01/09/2020).

Himbaun dan pembagian masker tersebut dimulai pada pukul 10.00 Wib hingga selesai. Babinsa menghimbau dan mengajak kepada seluruh warga dan masyarakat Duriangkang khususnya di tempat pembuatan bata merah, harus dan wajib gunakan masker guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

Selanjutnya Babinsa juga memberikan Masker dan Hand’sanitizer kepada pekerja agar dapat mengenakan masker saat berkerja maupun saat beraktifitas setiap harinya serta agar menjaga jarak aman dan rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, biasakan pola hidup sehat. ucapnya Serka Sufian.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa 16/Duriangkang Serka Sufian, Pekerja pembuatan bata merah, Sudir dan Pekerja, Sugi. (red).

, ,

Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 05/BLP Jenguk Warga Sakit di Belakang Padang

LiputanToday.Com (Batam) – Babinsa 04 Kel. Pecong, Koramil 05/BLP, Kodim 0316/Batam, Sertu Bayu melaksanakan anjangsana ke rumah Hamidan warga RT/RW 05/02, Kel. Pecong, Kec. Belakang Padang, Kota Batam. Selasa (23/6/2020).

Kegiatan kunjungan silahturahmi (Anjangsana) yang dilakukan Sertu Bayu sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap rakyat, dan juga sebagai tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam aspek Sosial kepada warga binaannya yang sedang menderita sakit lumpuh menahun.

“Bapak Hamidan warga RT/RW 05/02, Kel. Pecong, Kec. Belakang Padang Batam, tak berdaya hanya berbaring di tempat tidur,” terang Bayu.

Anjangsana tersebut berlangsung Pukul 12.10 WIB dan bertujuan memberikan semangat pada bapak Hamidan sekaligus memberikan bantuan paket sembako berupa, Beras 5 kg, Telor 1 papan, Indomie 10 bungkus dan Gula pasir 1 kg.

Dikatakan Bayu kondisi Hamidan di usianya yang sudah menginjak 87 tahun sudah tidak bisa berjalan, hanya bisa terbaring di tempat tidur saja.

Babinsa Bayu berharap bantuan ini sekiranya dapat sedikit membantu meringankan beban pada Hamidan dan keluarganya.

“Saya minta maaf atas kedatangan Kami kesini, saya mendoakan untuk kesehatan Hamidan kembali dan di berikan panjang umur oleh Allah SWT,” ujar Babinsa.

Sebaliknya dari pihak keluarga, Hamidan mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan Babinsa yang telah sudi berkunjung ke rumahnya.

“Saya tidak bisa memberi sesuatu kepada Babinsa, semoga kepedulian TNI terhadap warga akan menjadikan kepedulian yang membawa berkah,” kata Hamidan.

, ,

Peduli Masa Transisi New Normal, Gerakan Angkatan Muda Nias Indonesia Gelar Webinar Nasional

LiputanToday.Com (BATAM) – Situasi Covid-19 di Indonesia hari ini belum 100 persen Stabil. Sebab, hingga saat ini, Wabah Global ini masih terjadi di sejumlah Negara termasuk kita Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, akan memberlakukan Tatanan Kehidupan Baru atau “New Normal” di tengah Covid-19. dan hal ini juga, termasuk di Indonesia.

Suasana Webinar yang digelar Pemuda Nias secara viertual Sabtu (20/6/2020) Pukul 15.00 WIB @LKN Gerakan Angkatan Muda Nias Indonesia (GAMNIS) Kepuluan Riau memandang perlu pembahasan soal ini. Sebab, di tengah wabah pandemic global ini belum ada terdapat vaksin yang ampuh melawan Covid-19. Jangan sampai, di Indonesia terjadi gelombang kedua jika sudah benar-benar masuk fase New Normal. Maka dengan itu, GAMNIS menggelar webinar nasional secara virtual Sabtu (20/6) pukul 15.00 WIB. Dengan Tema “Bersatu dan Bergotong Royong Menangani Covid-19 Dan Dampaknya Dalam Masa Transisi New Normal”.

Untuk mengupas diskusi tersebut, turut hadir narasumber dan pembicara nasional yang dipandu oleh Leo Halawa SH Moderator sekaligus sebagai Ketua Umum Gamnis Kepri antara lain DR. HM. Soerya Respationo, SH, MH (Romo) adalah Tokoh masyarakat Kepri dan mantan Wakil Gubernur Kepri 2010-2015, Firman Jaya Daeli, SH Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia. Prof. DR. Ir. H. Chablullah Wibisono, M.M Guru Besar/Rektor Universitas Batam (Uniba), Kolonel (CKM) DR.dr. H. Khairul Ihsan Nasution, Sp.BS Kepala RS Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang dan Kombes Pol Harry Goldenhardt.S, S.I.K, M.Si Kabid Humas Polda Kepri.

DR. HM. Soerya Respationo, SH, MH

Soerya dalam pemaparannya, tema tersebut sangat lah menarik. Hanya menurutnya hingga saat ini jiwa gotong royong itu terkikis oleh karena keadaan. Terlepas dari pada itu kata pria yang akrab disapa Romo, semestinya gotong royong itu menjadi patokan bersama untuk melawan virus corona atau Covid-19 ini.

“Jiwa gotong royong ini terkikis dengan munculnya ego sektoral masyarakat. Tapi pada kesempatan ini saya pribadi, saya ajak peserta sekalian untuk membahas jiwa gotong royong yang mulai luntur di antara kita semuanya. Padahal, kalau mengaku sebagai seorang pancasilais itu harusnya tumbuh berkembangnya jiwa gotong royong di antara semuanya. Covid-19 di sini masyarakat tanpa memandang SARA. Kita semua bersatu padu bergotong royong bagaimana meingkatakan kepekaan dan kepedulian sosial,” jelas Romo dalam diskusi nasional virtual tersebut.

Romo juga mengatakan, masyarakat Kepulauan Riau saat ini sudah cerdas dengan keadaan corona ini. Hanya saja, pria yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Kepri menyarankan pemerintah untuk terus memperhatikan masyarakat. Sebab kata Romo, sampai saat ini banyak keluhan masyarakat kepadanya terkait pembagian sembako yang tidak merata. Padahal, masyarakat juga butuh sebenarnya di tengah kesulitan ini.

“Untuk itu, kami menyarankan pemerintah Kepri dan daerah untuk memperhatikan betul nasib mereka. Penyaluran bantuan sediakalanya tepat sasaran. Mari, bergotong royong bersama sama dengan masyarakat, untuk menangani ciovid-19. Jiwa Gotong Royong seharusnya muncul saat sekarang ini. Terlebih pada saat masa Covid-19. Untuk membantu kemanusian. Bagi yang lebih menyisihkan sebagian hartanya untuk bantuan kemanusian,” imbaunya.

Firman Jaya Daeli, SH.

Sementara itu, Pembicara Nasional Firman Jaya Daeli mengatakan untuk menyongsong masa transisi New Normal setidaknya ada dua hal yang menjadi fundamental dilakukan oleh masyarakat. Pertama, tetap hidup produktif dan kedua membangun rasa optimistis aman dari Covid-19.

“Pergumulan dan tantangan kita. Gotong royong yang digagas Gamnis sebagai sebuah jawaban, sebagai sebuah solusi cerdas untuk menangani problem serius kita adalah yakni problem Covid-19 ini. Tantang kita ke depan adalah, masyarakat Indonesia ke depan, harus maju, harus bangkit. Ada dua hal yang pertama adalah, senantiasa hidup produktif dan tetap aman dari Covid-19,” kata Firman yang juga mantan Anggota DPR RI tersebut.

Ia mengatakan, hubungan erat pergerakan pertumbuhan ekonomi, pergerakan dan pertumbuhan sosial, dan juga pengembangan stabilitas keamanan dan politik harus dibangun dalam masa transisi ini. Untuk menguatkan Indonesia maju.Ia juga meminta masyarakat, agar tetap waspada, dan serius mencegah. Karena menurutnya, sampai sekarang belum ditemukan vaksin virus corona.

“Dalam rangka menuju New Normal, Indonesia maju yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 dilandasi dengan semangat Gotong Royong. Tanpa kebersamaan dan kebergotong royongan. Dapat menjadi hambatan,” tuturnya.

Prof. DR. Ir. H. Chablullah Wibisono, M.M

Selaras dengan itu, Prof Chablullah Wibisono di tengah wabah corona yang dikuatkan kedaulatan pangan. Di samping itu juga kata dia, penggalakan zakat masyarakat. “Galakan zakat secara professional, tentu perlu campur tangan pemerintah. Solusinya adalah bangun ekonomi kerakyatan bukan kapitalis. Kekuatan rakyat lah yang mengendalikan ekonomi. Baiknya pemerintah, agar mendorong masyarakat kita jangan hanya didik sebagai konsumsi. Tapi harus juga sebagai produsen,” kata Prof Chablullah.

Ia menyarankan kepada pemerintah, dan pelaku usaha dari komponen masyarakat pertama pemerintahan di Kepri perlu membangun Kedaulatan Pangan, dengan Agrobisnis dan Marine Industri, Menggalakkan Zakat untuk kesejahteraan masyarakat, Sitem Ekonomi yang dibangun di Kepri adalah Ekonomi Kerakyatan bukan Kapitalis/Liberalis. “Mayarakat harus diedukasi berperilaku hidup sederhana, tidak berperilaku konsumtif, dan Masyarakat perlu diedukasi tentang kesehatan efek dari perilaku yang religius,” papar Profesor.

Kolonel (CKM) DR.dr. H. Khairul Ihsan Nasution, Sp.BS.

Sementara itu, Kepala RS Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang dr. H. Khairul Ihsan Nasution, Sp.BS juga memaparkan seluk-beluk corona virus. Dan ia mengatakan, sebagai rumah sakit yang ditunjuk khusus pemerintah siap sedia menangani pasien. Ia menerangkan dalam pemaparan yang luar biasa, hingga saat ini RS Galang telah merawat 130 lebih pasien di sana.

“Dan Alhamdulillah, 100 persen sembuh. Bukan hanya OTG tapi orang bergejala penyakit penyertaan lainnya. Bagaiamana memutuskan mata rantai? Ikuti aturan protokol kesehatan, transparan, melakukan pemberitahuan kepada pihak petugas, sehingga diisolasi sehingga bisa ditangkis,’’ katanya menjelaskan.

Untuk saat ini tambahnya, ada 58 pasien yang masih dirawat di sana. Dan optimistis akan sembuh 100 persen. Khairul juga mengingatkan, untuk menyongsong masa transisi New Normal ini, agar masyarakat mentaati protocol kesehatan yang telah ditetapkan. “Jangan anggap sepele, Covid-19 ini adalah, sesuatu barang yang berbahaya. Jangan main-main dengan ini. Jangan sampai terjadi gelombang kedua di era New Normal,” pesannya.

Kombes Pol Harry Goldenhardt.S, S.I.K, M.Si

Terkait dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama corona ini, aman terkendali. Dipaparkan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt sejak pertama kali diumumkan darurat nasional, Kapolri Idham Azis langsung memerintahkan jajaran untuk membentuk operasi kemanusiaan yakni “Operasi Kontinjensi Aman Nusa Ii 2020”. Dan ia mengatakan, sejelan tema, juga dibutuhkan Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas. Artinya, dibutuhkan kerja sama semua elemen bangsa.

“Di sinilah Nampak kegotong royongan. Dan ini lah menjadi ciri khas bangsa Indonesia ini, yang tidak dimiliki oleh bangsa bangsa lain, dan sekarang kita diuji. Gotong royong merupakan kearafian lokal. Dampak transisi new normal Polri sebagai elemen Negara dalam menjaga situasi Kamtibmas bersama-sama dengan TNI dan pemangku kepentingan lainnya. Memiliki tanggung jawab bersama mencipatkan suasana kondusif selama Covid-19. Sehari setelah,Bapak Kapolri telah memerintah semua jajaran untuk menggelar operasi kemanusiaan,” jelasnya.

Polri dalam hal Polda Kepri kata Harry, sudah membentuk beberapa Satuan Tugas atau Satgas untuk menanggulangi wabah pandemic global ini. Pertama Satgas Deteksi, Satgas Pencegahan, Satgas Penanganan, Satgas Rehabilitas, satgas Penegakan hukum, dan keenam Satgas Operasi Siber. Semua satgas ini dikerahkan dan dimonitoring saat melakukan tugas dan tupoksi masing-masing.

“Kami melakukan mapping, melakukan penyidikan masalah sosial awal perjalanan Covid-19 sampai dengan sekarang. Termasuk kontraproduktif pemerintah, Pencegahaan kegiatan penyemprotan desinfektan pembagian masker kepada masyarakat. Satgas Penanganan mencoba untuk membantu rekan-rekan kami memiliki pendampingan melalui RS Bhayangkara. Menugaskan dokter dan medis untuk bisa bersinergi dengan pihak-pihak lain. Keempat Satgas Rehabilitas (pendampingan), Kelima Satgas Penegakan Hukum, Keenam Satgas Operasi (Siber opini masyarakat), terhadap mereka yang melakukan penimbunan sembako). Dan harapan kita, dalam tatanan New Normal ini, semua aman terkendali tentu untuk ketahanan bangsa dan Negara kita,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Yustinus Halawa, SH, MH dan Sekjen GAMNIS Yanosokhi Gulu berharap apa yang telah didiskusikan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. “Harapan kita, pemaparan para bapak narasumber dapat menjadi sumbangsih saran. Dan kita dorong semua ini, demi Indonesia sehat,” kata Yustinus.

“Harapan yang sama tentunya, semua elemen masyarakar termasuk Gamnis, menjadi bagian mensukseskan New Normal nanti. Pancasila dan UUD Abadi demi Indonesia sehat,” timpal Yanosokhi Gulo.(tim/Navi).

 

Tonton Video berikut ini :

, ,

Cegah Penyebaran Wabah Corona, Dirjen Gakkum LHK Berikan Arahan Melalui Video Confrence

LiputanToday.com (Makassar) – Mencegah meluasnya penyebaran wabah COVID-19 di wilayah tanah air Indonesia, Ditjen Gakkum KLH Jakarta menggelar rapat daring melalui sarana video conference (vidcon). Jumat, 3 April 2020.

Dirjen Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani tetap berada di Jakarta, sementara seluruh Balai Gakkum serta Seksi Wilayah tetap di tempatnya masing-masing, tidak perlu hadir ke Jakarta, cukup di kantor maupun di rumah berkomunikasi melalui sarana teknologi aplikasi zoom meeting.

“Pekerjaan Gakkum KLHK lima tahun ini banyak mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Hal ini akan terus kita tingkatkan sebagai institusi pengamanan lingkungan, kawasan hutan dan lahan dapat terus berlanjut lebih baik lagi,” kata Dirjen Gakkum.

Menurut Rasio Ridho Sani, rapat memanfaatkan video conference ini untuk menerapkan instruksi jaga jarak (social distancing) dari pemerintah.

Dirjen GAKKUM LHK Rasio Rido Sani memberikan arahan kepada seluruh jajaran dan staf GAKKUM LHK di seluruh Indonesia melalui media video conference, hampir sekitar 500 viewer jajaran dan staf GAKKUM LHK di pusat dan daerah mengikuti arahan serta berkomunikasi dua arah melalui video conference.

Dirjen GAKKUM LHK mengajak seluruh jajarannya untuk tetap bekerja dengan terobosan, ide, gagasan dan inovasi untuk mencapai target dan sasaran GAKKUM LHK ditengah-tengah kondisi bangsa yang menghadapi wabah pandemic Covid-19.

Selain itu, Dirjen GAKKUM LHK menyampaikan arahannya dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 memutus mata rantai penyebaran penyakit corona secara khusus dilingkup kerja Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK, keluarga dan masyarakat.

Dirjen Gakkum KLHK mengingatkan, agar semua bekerjasama guna mencegah penyebaran Covid-19 dapat optimal. Kita tidak dapat menangani tantangan yang komplek ini sendirian. Butuh kesadaran bersama. “Saling menguatkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jaga diri kita, jaga lingkungan kita,” jelasnya.

Lebih lanjut diucapkan Rasio Ridho Sani, saat ini kita menghadapi tantangan dalam sebuah situasi dan kondisi wabah pandemi Covid-19. Sebelumnya kita belum pernah menghadapi situasi seperti ini, ini tentu sebuah tantangan bagaimana bekerja ditengah pandemi ini.

Melalui pencegahan darurat pandemi Covid-19, Dirjen Gakkum Rasio Sani menyebutkan, beberapa peraturan terkait pencegahan, penyebaran COVID-19 telah dikeluarkan oleh Presiden, MENPAN RB, Menteri LHK, Sekjen KLHK dan Dirjen GAKKUM.

Arahan Dirjen Gakkum Rasio Ridho Sani selanjutnya, agar seluruh pegawai Gakkum, melakukan Work From Home (WFH) terutama bagi pegawai yang rentan terpapar COVID-19. “Lakukan sistem piket seoptimal mungkin,” singkatnya.

“Kemudian menyiapkan sarana untuk petugas piket, antaranya, masker, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan di ruang kerja, dan makanan penambah daya tahan tubuh,” ujarnya lanjut.

Dirjen Gakkum menyampaikan, agar pelaksanaan pelatihan/bimbingan teknik (menggunakan narasumber) atau berbagai proses penegakan hukum menggunakan videoconference atau sistem e-learning.

“Kedepan terdapat beberapa perbaikan yang akan dikembangkan Gakkum KLHK, misalnya e-ND dan e-Surat, mekanisme pengumpulan data yang Lebih update. Tunjuk petugas yang bertanggung jawab terhadap update data. Data yang perlu di-update setiap minggu,” tegas Dirjen Gakkum.

Dijelaskan, terkait COVID-19, dikatakan Rasio Ridho Sani agar menyelesaikan database di beberapa unit, kemudian berkoordinasi dengan Opsroom dan lakukan sosialisasi dengan Balai/Seksi.

“Mengabarkan kegiatan Gakkum kepada masyarakat umum bahwa penegakan hukum tetap dilakukan dengan membuat pers release, infografis, video youtube, meme dan lain-lain. Bahan-bahan release tersebut dikomunikasikan dengan Setditjen dan Humas. Setiap Seksi mempunyai link dengan media lokal. Tunjuk beberapa petugas yang didedikasikan untuk kehumasan,” tandas Rasio Sani.

Dirjen Gakkum juga menghimbau agar seluruh staf GAKKUM terus bekerja baik WFO dan WFH. staf WFO, agar selalu menjaga Physical Distance 1-2 meter, staf yang sakit selalu melaporkan kondisinya, jangan lakukan piket kalau belum sehat.

“Setiap hari masing-masing unit kerja eselon 2 dan UPT wajib menyampaikan laporan kondisi kesehatan staf dan keluarganya ke bagian kepegawaian,” terangnya.

Rasio Ridho Sani menyampaikan, tidak melakukan perjalanan dinas (terutama dari daerah zona merah COVID-19), perjalanan dinas apabila mendesak saja, selalu lakukan langkah-langkah preventif

Ditengah wabah virus corona, Dirjen Gakkum KLHK mendorong penggunaan zoom meeting untuk teleconrence, pemanfaatan teknologi ini sangat membantu kita tetap bekerja dan melayani masyarakat.

“Situasi seperti ini tetap optimis dan lebih tangguh lagi. Selalu menerapkan nilai integritas, profesional, peduli, responsif, inovatif,” sebutnya.

“Diharapkan melakukan upaya-upaya nilai-nilai landasan kinerja Gakkum KLHK yang lebih baik lagi untuk 5 tahun kedepan,” kunci Rasio Ridho Sani.

Terpisah, Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt.,MH, Kepala Sub Tata Usaha, Acmad Yusuf Arif, SH.,MH dan para Kepala Seksi Wilayah I, II dan III beserta seluruh personil Gakkum Sulawesi begitu serius menyimak arahan Dirjen Gakkum KLHK di tengah wabah virus pandemi Covid-19.

, ,

Mengisi Masa Libur Dampak dari Virus Corona, Siswa BS Belajar Sistem Daring

LiputanToday.Com (MANNA) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan untuk mengisi masa libur karena Pandemi Global Virus Corona, bagi pelajar baik ditingkat TK, SD dan SMP belajar menggunakan Sistem Online atau Daring (Dalam Jaringan).

Akibat dari globalnya virus corona tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Rispin Junaidi, M.Pd, mengungkapkan sekolah yang dibawah naungan Diknas guru akan masuk secara bergantian sesuai dengan jadwal yang disepakati bersama Kepala Sekolah.

“Guru nantinya akan mengecek pelajaran yang dikirim kepada siswa melalui jaringan seluler dan akan dikerjakan oleh siswa di rumah,” kata Rispin saat bertemu di Kantor Bupati Bengkulu Selatan, Jumat (20/3) lalu.

Untuk mengikuti intruksi dan arahan yang disampaikan oleh Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE.MM, Bahwa setiap harinya sekolah agar selalu dibersihkan walupun muridnya tidak ada untuk mencegah penyebaran virus corona ini. Pihak sekolah bisa menggunakan dana yang ada dan mengalokasikannya untuk mencukupi fasilitas yang dibutuhkan sekolah seperti pembuatan keran air, menyediakan sabun untuk cuci tangan dan Hand Sanitizer disetiap kelas.

“Hari pertama masuk sekolah, setelah masa libur corona sudah habis pada tanggal 31 Maret 2020, Sekolah harus langsung memperaktekkan apa yang sudah disosialisasikan kepada Siswa/siswi untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk kedalam kelas yang di intruksikan lewat groub Whatshap,” tutup Rispin. (Arisman).

, ,

Bersama Tim Satgas Covid-19, Koptu H. Purba Melaksanakan Pengecekan Suhu Tubuh di Batu Aji

LiputanToday.Com (BATAM) – Babinsa 16 Kel Kibing Koramil 02/BB, Kodim 0316 Batam Koptu H. Purba bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Batu Aji melaksanakan pengecekan di Kel Kibing, terhadap warga yang baru masuk dari luar daerah dan juga dari luar negeri, bertempat di RW 01, 03, 05, 09, 13, 20 dan 23 Kel Kibing, Kec Batu Aji. Sabtu (21/3/2020). Pukul 08:00 WIB.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah mendatangi rumah warga. Kemudian melaksanakan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan Thermal Gun kepada warga.

Alat ini digunakan untuk mengukur suhu tubuh, sebagai pencegahan penyebaran virus corona. Petugas biasanya akan mengarahkan termometer ke kening orang yang akan diukur suhunya.

Sinar laser merah membantu petugas mengarahkan bagian yang ingin diukur. Suhu badan kemudian akan ditampilkan di layar di bagian belakang. Pengukuran suhu tersebut ternyata menggunakan sinar inframerah (infrared/IR).

Selanjutnya Babinsa bersama tim satgas Covid-19 mensosialisakan kepada warga agar tetap tinggal di rumah dan mengurangi kontak dengan warga lain.

“Menjaga kesehatan dengan berolahraga, menkonsumsi Vitamin dan menjaga pola makanan yang sehat,” tutup Purba.

Hadir Camat Batu Aji, Ridwan Afandi S.STP. M. Eng. Seklur Kibing, David. SE. Dokter Puskesmas Batu Aji, dr. Tryas Nani.

Turut serta dalam kegiatan pengecekan 2 (dua) orang Bidan Puskesmas. Babinsa Kelurahan Kibing Koptu H Purba. Ketua RW 01, 03, 05, 09, 13, 20 dan 23. (red/Sub).

,

Bakamla RI Perkenalkan Aplikasi Mobile Keamanan Maritim di Medan

LiputanToday.Com (Medan) – Bakamla RI melalui Direktorat Data dan Informasi melaksanakan kegiatan Pertukaran Informasi dan Pengenalan Awal Aplikasi Mobile Keamanan Maritim dengan Instansi Penegak Hukum di Laut wilayah Medan, Sumatera Utara beberapa hari lalu. Rabu (11/03/2020).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi terkait keamanan dan keselamatan laut serta uji coba aplikasi mobile yang telah dibangun Bakamla RI tahun 2019. Selain itu juga, meningkatkan kemampuan sharing informasi serta koordinasi antar instansi terkait.

Terdapat 7 stakeholder terkait yang dikunjungi oleh Tim Bakamla RI, yakni Lantamal 1 Belawan, PSDKP Belawan, Pol Airud Polda Sumut, Kantor Imigrasi Khusus Medan, Kanwil Bea Cukai Medan, Basarnas Medan dan HNSI Sumut. Dalam kunjungannya, Bakamla RI diwakili oleh Mayor Bakamla Adriansyah P. Hrp., dan Mayor Bakamla Insan Aulia beserta tim Analis Kemanan dan Keselamatan Laut.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pertukaran Peta Kerawanan di wilayah Perairan Sumut dan sekitarnya serta dilakukan pembahasan solusi penanganannya guna menguatkan kepedulian dan kesadaran dalam pengawasan wilayah perairan Indonesia.

Selain itu, disampaikan juga aplikasi mobile yang telah dibangun Bakamla RI, dimana aplikasi tersebut menyajikan informasi untuk mendukung aktifitas para pengguna laut, baik dari Pemerintah maupun masyarakat maritim.

Menurut perwakilan masing-masing stakeholder, program Pertukaran Informasi ini dinilai bermanfaat karena dapat menjembatani penjabaran kondisi dan ancaman wilayah perairan di daerah Sumut dan sekitarnya. Disampaikan pula, aplikasi Mobile Keamanan Maritim yang dibangun Bakamla RI sudah baik program ini perlu di dorong dan ditingkatkan agar semakin optimal dalam pemanfaatannya di lapangan. (Red/Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard).

, ,

Seakan di Kapal Perang, Taruna AAL Korps Teknik Lattek di Laboratorium Real Engine Simulator

LiputanToday.Com (Surabaya) – Memasuki hari Ke 18 ini, suasana Latihan Praktek (Lattek) Sistem Pengendalian Mesin (Sisdalsin) bagi Taruna AAL tingkat lV Korps Teknik angkatan Ke – 65 dibuat seakan berada di kapal perang, Mereka melaksanakan lattek di Laboratorium Real Engine Simulator, Pusat Pendidikan Teknik (Pusdiktek) Kodiklatal, Surabaya, Jumat (28/2).

Menurutnya Kadeptek, Lattek ini diikuti 14 orang Taruna dan direncanakan berlangsung selama 30 hari sejak tanggal 4 Februari hingga 2 Maret 2020 mendatang.

Selama di Laboratorium Real Engine Simulator Pusdiktek, para Taruna diberikan materi simulasi layaknya di kapal perang (KRI), dan dibekali latihan prosedur pengoperasian dan maintenance motor pokok, motor diesel generator dan mesin bantu kapal.

“Sejak pagi mereka telah melahap berbagai materi latihan, dimulai dengan latihan praktek persiapan kapal berlayar dan bertempur berupa penyiapan diesel generator, pergantian aliran darat ke aliran kapal dan pararel diesel generator,” terang Kepala Departeman Teknik (Kadeptek) AAL, Letkol Laut (T) Muhammad Suprapto, S.T.

Sedang pada siang harinya lanjut Kadeptek AAL, mereka melaksanakan praktek operasional kapal saat berlayar meliputi penjurnalan pesawat-pesawat, komunikasi pelaporan ruang mesin dengan ruang kontrol mesin dan diakhiri dengan latihan praktek pengoperasian kapal peran muka belakang (Selesai Berlayar).

“Dalam lattek kali ini, disetiap akhir latihan per harinya selalu dilakukan evaluasi kegiatan dan penyampaian rencana kegiatan hari berikutnya,” ungkap Kadeptek AAL.

Lattek di Laboratorium Real Engine Simulator Pusdiktek Kodiklatal ini lanjut Kadeptek AAL, merupakan tempat terakhir pelaksanaan Lattek Sisdalsin bagi Taruna AAL tingkat lV Korps Teknik angkatan ke – 65 ini.

Sebelumnya para Taruna AAL Korps Teknik ini telah melaksanakan latihan di Laboratorium Control Base Training & Computer Base Training dan Hard Mimic Departemen Teknik AAL serta di Laboratorium Pusat Latihan Elektronika dan Pengendalian Senjata (Puslatlekdalsen) Kodiklatal. pungkasnya. (Kabagpen AAL).

,

Peresmian Sistem Informasi Media Center Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan

LiputanToday.Com (Jakarta) – Menteri LHK Siti Nurbaya, bersama Ketua Komisi IV DPR-RI dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, didampingi Wakil Menteri LHK, meresmikan penggunaan Ruang Sistem Informasi (Media Center) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL). Rabu (26/2).

Ruang Sistem Informasi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan memiliki fungsi utama yaitu ruang pameran (display) terhadap berbagai aktifitas dan capaian kinerja kegiatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dan pemantauan kualitas lingkungan yaitu: (1) Sistem Pemantauan Kualitas Air Sungai Sungai secara real time (ONLIMO); (2) Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan (SPARING); (3) Kualitas Udara Ambien (ISPU, Indeks Standar Polutan Udara) dan secara real time (AQMS, Air Quality Monitoring System); (4) Sistem Pemantauan Emisi Industri Secara Otomatis, Kontinyu dan Terintegrasi (SISPEK); (5) Sistem Pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) di lahan Gambut, di berbagai lokasi seluruh Indonesia (SiMATAG-0.4m, Sistem Informasi Muka Air Tanah Gambut); (6) Sistem Informasi Lahan Akses Terbuka (SILAT); (7) Sistem Informasi Kualitas Air Laut (SIKAL); dan (8) Sistem Pelaporan Elektronik Lingkungan Hidup (SIMPEL).

Data yang disajikan kepada masyarakat melalui sistem informasi pemantauan kualitas lingkungan hidup sebagai bagian dari inovasi, penggunaan teknologi, keterbukaan/transparansi dan akuntabilitas kinerja KLHK.

Sistem informasi ini diharapkan menjadi fasilitas yang lebih cepat, terintegrasi, real time, dapat dipercaya dan bertanggungjawab, sehingga dapat digunakan sebagai upaya pencegahan, penanggulangan, serta peringatan dini di bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Peresmian Ruang Sistem Informasi PPKL maupun sistem informasi pendukungnnya, diharapkan akan mendorong peningkatan berbagai upaya penurunan beban pencemaran dan kerusakan lingkungan di daerah maupun secara Nasional. (Red/Sub).

, ,

Rapat Bersama Guru SMPN 14 Makassar Singgung Program Jagai Anak ta’

Liputan.Com (MAKASSAR) -Pertemuan atau rapat antara orang tua bersama guru di sekolah adalah faktor yang penting untuk mengetahui seberapa besar tingkat perkembangan anaknya di sekolah.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di SMPN Negeri 14 Makassar yang beralamat di Jalan P. Kemerdekaan Km. 18 Jurusan Asrama Haji Sudiang. Pukul 09.00 WITA. Sabtu, 22 Februari 2020.

Rapat dipimpin Kepala Sekolah SMPN 14 Makassar, Drs. Mustamin, M.Pd serta Wali Kelas ini membahas sosialisasi tata tertib sekolah serta mensukseskan program Walikota Makassar, Jagai Anak ta’.

Kepala Sekolah SMPN 14 Makassar, Drs. Mustamim, M.Pd mengatakan, tujuan dari pertemuan antara pihak sekolah dengan orang tua untuk menjalin tali silaturahim, kemudian melaksanakan program Walilota Makassar, Jagai Anak ta’.

“Minimal seminggu sekali orang tua hadir mengawasi anaknya ke sekolah, atau apabila sibuk sebulan sekali lah,” imbuh Mustamin

Selanjutnya Mustamin menegaskan, selama di sekolah, anak-anak menjadi tanggungjawab sekolah, selanjutnya sepulangnya sekolah menjadi tanggungjawab orang tua.

“Program jagai anak ta’ dari Walikota Makassar ini bagus sekali, siapa pun Walikotanya mari bersama-sama sukseskan program jagai anak ta’. Program ini tidak akan berhasil tanpa ada kerjasama, antara orang tua dengan pihak sekolah. Salah satunya pihak sekolah merealisasikannya melalui tata tertib sekolah. Keinginan para guru, tidak ada lagi murid-murid yang melanggar,” ujar Kepala Sekolah SMPN 14 Makassar di depan orang tua siswa.

Ia juga menyampaikan, anak-anak yang bersekolah di SMPN 14 Makassar, selain menuntut ilmu lebih dari itu harus memiliki tingkah dan perilaku yang baik. Tidak ada artinya orang berilmu tinggi kalau tidak mempunyai karakter yang bagus.

“Karakter yang bagus dimulai dari siswa itu sendiri, mulai dari disiplin dan mematuhi tata tertib sekolah, memperhatikan kelengkapan seragam sekolah seperti, topi, dasi, rompi, sepatu, atribut lokasi atau identitas sekolah dan ruang kelas. Apabila semua kelengkapan tersebut dilanggar, apabila terjadi masalah bukan lagi tanggungjawab sekolah ini. Siswa-siswi SMPN 14 Makassar yang terdaftar secara online sebanyak 886 siswa,” terang Mustamin. Sabtu, 22 Februari 2020.

Kembali Mustamin mengingatkan, tenaga pendidik SMPN 14 Makassar memiliki 37 orang guru ASN, 5 orang tenaga administrasi, dengan tenaga SDM yang terbatas tidak mudah membangun karakter.

“Di luar negeri saja dibutuhkan 12 tahun untuk membentuk karakter generasi muda. Jauh lebih susah membangun karakter/kebiasaan dibandingkan mempelajari matematika. Misalnya membuang sampah pada tempatnya, itu bagian dari karakter,” kata Mustamin mengingatkan.

“Saya selalu mendengungkan kepada anak-anak kalau melihat sampah ambil, ini bagian dari pendidikan karakter,” sebut Mustamin.

Anak-anak ke sekolah dilarang membawa telepon genggam android atau gawai canggih, hal ini untuk menghindari penyalahgunaan fasilitas fitur-fitur di dalamnya. boleh saja membawa handphone tapi yang biasa-biasa saja.

Sebelum bubaran, Kepala Sekolah Mustamin menandaskan, setiap anak didik dilarang keras membawa motor sendiri ke sekolah, pihak sekolah melarang tegas anak didik SMPN 14 naik motor ke sekolah, karena sifatnya labil, siswa juga dilarang memalak, membuat onar, membawa rokok, minum minuman keras.

“Siswa juga dilarang terlibat Narkoba, tidak membawa senjata tajam dan tidak membuang sampahnya sembarangan,” singkatnya. (Red/Sub).