LiputanToday.com (Batam) -, Untung tidak dapat di raih malah rugi yang didapatkannya, uang 3 Juta pun raib bak ditelan bumi, ini lah kisah yang dialami seorang gadis warga Pasar Seken, Batu Besar, Kota Batam. Ianya telah berhasil menjadi korban penipuan berkedok Transfer uang atau bayar belanjaan via Online. Pada Minggu (26/05/2019) Siang.
Penipuan melalui via Telp dan via Online makin merajalela, seakan-akan tiada habisnya mencari mangsa (Korban) dan merasa kebal akan hukum. Kali ini terjadi pada seorang gadis yang bernama Melur Indah Sari (18), warga pasar seken, Batu Besar.

Kronologinya pada siang Pukul 11.30 Wib, Melur mendadak mendapatkan telp dari H. Indra Gunawan yang mengaku dari karyawan Lazada dan pelaku mengatakan Melur (Korban) telah mendapatkan uang 10 Juta dari Lazada, oleh karena itu korban agar segera mentransfer sejumlah uang senilai 5 Juta.
Akibat rayuan maut pelaku, alhasil korban tanpa pikir panjang pun segera menyetujui ajakkan si pelaku penipuan itu untuk segera mentransfer di Indomaret. Pada saat akan mentransfer uang di Indomaret, korban pun sempat sadar dan berkata katanya dapat uang kok malah saya yang di suruh transfer.
Namun si pelaku berdalih sambil membujuk korbannya agar menjaminkan sepeda motornya atau barangnya di kasir Indomaret. “Iya kita Lazada akan mengirimkan uang 10 Juta ke Adek, asal Adek transfer 5 Kali dan Adek bisa ambil uang 10 Juta di Indomaret, jika Adek uangnya kurang Adek jaminkan sepeda motor atau barang-barang Adek ke kasir iya” ucap si penipu yang mengaku bernama H. Indra Gunawan, terang Melur saat di tanya perihal kejadian tersebut.
Sebelum sempat transfer yang ke 5 Melur mulai sadar, Melur baru sempat transfer 3 kali melalui Indomaret ke rekening belanja Lazada.
Lantas awak media mencoba membantu mengecek dan berkoordinasi dengan pihak Lazada melalui via telp dan email, “Iya Bapak Bisa kirimkan Bukti-bukti via transfer belanja dan nomor pelanggan serta nama pelanggannya” terang Wulan salah satu admin Lazada.








