Liputantoday.com (Magelang) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menegaskan, reformasi birokrasi menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ini mengingat birokrasi merupakan mesin yang dapat mendukung pembangunan. Karena itu, dirinya mengajak kepala daerah agar memperhatikan berbagai upaya untuk mewujudkan reformasi birokasi.
Dia menjelaskan, reformasi birokrasi bukan hanya menyangkut proses administrasi. Namun, hal ini merupakan langkah reformasi pemerintahan yang dilakukan secara menyeluruh. Ini mulai dari membangun struktur kelembagaan, manajeman kinerja, bisnis proses, dan pelayanan publik yang memanfaatkan transformasi digital.
“Ini kita lakukan secara holistik ini agar supaya birokrasi itu menjadi lebih efektif di dalam melayani masyarakat,” ujarnya saat menjadi pembicara pada Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Senin (24/2/2025).
Dia menjelaskan, pemerintah daerah (Pemda) berperan penting dalam mewujudkan reformasi birokrasi. Ini mengingat banyaknya unit pelayanan publik yang berada di daerah dibanding pemerintah pusat. Hal ini menandakan bahwa Pemda merupakan pemberi layanan publik yang terdekat dan terbanyak kepada masyarakat.
“Jadi, baik tidaknya layanan kepada masyarakat itu tercermin daripada bagaimana birokrasi dari Bapak dan Ibu pimpin untuk dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi. Mereka menginginkan agar layanan berlangsung cepat dan mudah diakses. Apabila Pemda tidak dapat memenuhi harapan tersebut, maka akan berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat. Pemerintah yang mampu memberikan pelayanan yang prima akan lebih dipercaya dan mendapat dukungan yang kuat dari masyarakat.
“Bapak dan Ibu tentunya menjadi panglima tertinggi di daerah dalam memimpin reformasi birokrasi,” tegasnya.



