Diungkapkan, dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, Kementerian Pertanian telah membentuk Satgas Swasembada Pangan, termasuk di Provinsi Riau. Satgas ini akan fokus pada optimalisasi lahan seluas 22.545 hektare serta pengembangan pertanian modern melalui pembentukan brigade pangan yang melibatkan petani milenial.
Pj Gubri Rahman Hadi menambahkan, pada musim tanam Oktober 2024 hingga Januari 2025, luas tanam di lahan optimalisasi telah mencapai 101,2 persen. Prestasi ini kembali menempatkan Riau pada posisi ketiga tertinggi secara nasional.
“Ini menjadikan Provinsi Riau ada di posisi peringkat ketiga nasional. Capaian ini tidak lepas daripada kerjasama yang solid dan sinergi yang terjalin antara semua pihak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi Riau telah menerbitkan Instruksi Gubernur kepada seluruh bupati dan wali kota, untuk mempercepat peningkatan produksi pangan strategis. Instruksi ini menekankan pentingnya intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian serta kerja sama lintas sektor guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang tepat, kami optimistis Riau akan terus berkontribusi dalam mencapai swasembada pangan nasional,” pungkas Rahman Hadi.** (MC/Tim)








