“saya tidak menormarlisir adanya perbedaan gender, karena banyak kaum wanita diluar sana yang merasa dikurung seperti burung dan tidak bisa mengeksplor diri mereka serta menyuarakan pendapat mereka seolah-olah mulut mereka selalu ditutup. Dan adanya kesetaraan gender ini banyak kaum perempuan yang dilecehkan tapi takut untuk bersuara. saya sangat bersikeras dengan sistem yang selalu mengutamakan gender, berkat adanya organisasi gepsi saya sebagai masyarakat umum terlebih sebagai mahasiswa bisa menyuarakan pendapat dan suara yang perlu saya keluarkan” (Gepsi)
Editor : Red & Gepsi








