Tindak Lanjuti Pembangunan Bangkinang Riverside, Pemda Kampar Lakukan Rakor Bersama SKK-Migas

“Kita berharap, pada akhir tahun 2024 ini semua bisa terselesaikan. Untuk itu, guna menimalisir selama pekerjaanya nanti diawal bulan November, maka transaksi yang dilakukan oleh masyarakat atau mitra selama ini untuk sementara akan ditututup.”ucap Suhermi.

Sementara peserta rapat dalam pertemuan menyampaian beberapa hal. Pertama dari pihak PT. Pertamina Hulu Rokan menyampaikan bahwa “PHR sendiri telah melakukan pembanguan sebanyak 8 booth.
Kemudian kedepan juga akan dikerjasamakan dengan  Texcal Mahato sebanyak 6 booth. Begitu juga dengan lampu penerangan atau lampu hias direncanakan sebanyak 21 titk dengan anggaran lebih kurang Rp 299 juta”tuturnya.

Selanjurnya Helmoneor mewakili PT. Bumi Siak Pusako, dalam rapat itu menyampaikan bahwa “dari BSP sendiri minggu depan kami sudah mulai tahap bekerja.Dimana BPS sendiri akan memulai pekerjaan landskap, penataan halaman, saluran drainase, pondasi, plang nama, pembersihan akhir dengan nilai kontrak sebesar Rp 420 juta diluar PP. Intinya minggu depan kita sudah mulai bekerja”jelasnya.

Sedangkan dari EMP Bentu Dzakyansyah Naufal, beliau menyampaikan progresnya. “Pada dasarnya kami sudah melakukan pengadaan. Dimana sedang berjalan penawaran kepada vendor-vendor, intinya diawal bulan November 2024 sudah keluar Surat Perintah Kerja kepada Vendor”jelas Naufal.

Sementara itu, Rafiq Adiansyah yang mewakili SPR Langgak, saat itu menyampaikan bahwa “dari SPR Langgak sendiri yang hadir dipertengahan hanya bisa pengembangan areal kebersihan, baik seperti pengadaan tong sampah, atau keperluan lainnya. Karena kita terlibat langsung dalam pembangunan dan bahkan sedang berjalan, dan juga berbuat untuk Bangkinang Riverside sesuai dengan kondisi atau kemampuan perusahaan.”Ucap Rafiq mengakhirinya. (MC Kampar /tim).