“Kami masih menghadapi keterbatasan ruang belajar. Selain itu, terdapat empat ruang kelas yang belum dilengkapi mobiler. Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kampar agar kebutuhan belajar anak-anak dapat terpenuhi,” ungkap Efni.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan langsung Bupati Kampar yang dinilainya menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Bupati yang telah datang langsung melihat kondisi sekolah kami. Semoga kerusakan akibat kebakaran ini dapat segera ditangani sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Camat Siak Hulu, Irwansyah, yang hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) atau perwakilannya, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB pada Ahad (18/10/2026). Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
Menurutnya, kejadian tersebut menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peninjauan ini menjadi langkah awal untuk memastikan dampak kebakaran segera ditangani, kebutuhan perbaikan terdata dengan baik, dan keselamatan siswa tetap menjadi prioritas. Pemerintah Kabupaten Kampar diharapkan dapat menindaklanjuti hasil inventarisasi sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran, sehingga para siswa dapat kembali belajar dalam lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Mhd








