LiputanTODAY.Com (Bima) – Kasus Pelecehan Terhadap Jurnalis di Kantor Camat Wawo akhirnya ke Ranah Hukum pada hari Selasa pagi Pukul 08 30 WITA. di Kantor Camat Wawo, desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kamis (05/12/2019).
Oknum Pegawai kantor Camat Wawo melecehkan Salah satu Pimpinan Media Online Buser Bima, di kantor Camat Wawo Pada saat menulis Berita tentang 6 orang masyarakat Wawo di Gigit Anjing (Rabies).
Saat Pimpinan Media Buser Bima, Amir Reynal menjelaskan awal kronologis permasalahan, Pada sedang menulis berita di ruangan kerjanya Kasi Pol Polisi Pamong Praja (POL PP), tiba-tiba Kasi Satpol PP Kecamatan Wawo masuk keruanggannya, terus dia negur Amir jawab iya bang, Amir nanya abang dari mana kasih terantip menjawab baru pulang sosialisasi terkait anjing rabies dari desa Ntori sampai ujung desa Raba, oh iya bang kenapa tidak telepon saya biar saya liput kegiatannya, biar di tau sama masyarakat apa aja kegiatan Pol PP Kecamatan Wawo dan kalau naik di media kan bisa di tau dan dikenal, terkenal kami sedang berbicara dan sambil ketawa tiba-tiba dia nyeletuk di sebelah buat apa masuk koran atau media ntoh tidak kenyangkut perut ko, kalau kenyangkut perut saya juga mau ikut masuk haaaaaaaaaaaaa 3 kali berturut-turut. ngomongnya sambil ketawa sama pol pp lainya, berasal dari situ belum marah karna saya melanjutkan penulisan berita karna mau kejar tayang. selesai nulis berita saya keluar nanya di pol pp dan pj desa Riamau lagi asik main remi di ruangan polisi pamong praja (pol pp). Siapa yang ngomong tadi mereka menjawab Abah Ridwan staf kantor Camat Wawo, terus saya menjawab kenapa dia ngomong begitu apakah saya pernah ngomongin dia atau saya menggangunya jangan ngomong begitu bapak, bapak di kantor Kecamatan pelayanan masyarakat jangan kasih bahasa kaya gitu ke kami sebagai masyarakat apalagi saya seorang jurnalis, bahasa bapak ini sudah melecehkan tugas kami sebagai jurnalis, selesai saya ngomong begitu saya langsung pamit pulang. terus saya buat status di facebook ternyata di kantor Camat ini menurut Hendi salah satu masyarakat Kampung Loka dia juga pernah merasa diusir di kantor Camat itu, entah oleh siapa-siapa di tidak jelaskan lewat messengernya. berarti semua pegawai kantor Camat ini harus diberikan sekolah khusus pelayanan sehingga gimana sih Tentang Melayani Masyarakat itu dengan baik. terang pada redaksi liputantoday.com
Lanjutnya, Sampai sore saya menunggu tidak ada khabar dari pihak Kecamatan telepon atau ingin klarifikasi terkait masalah ini. saya kerumah pak Sekretaris Camat Wawo Syarifudin Bahsyar S.Sos, memberikan informasi bahwa ada anak buahnya melecehkan saya, yah saya minta petunjuk dari bapak dia menjawab ok besok saya akan pertemukan dikantor Camat dari pagi sampai sore saya tunggu tidak ada, sehingga malam ini saya laporkan di Polsek Wawo.
Sekretaris Camat Wawo Syarifudin Bahsyar S.Sos Menyampaikan, ”Pada saat di wawancarai awak media buser bima dikantor Camat Wawo, Kamis pagi Pukul 08.00 WITA, saya akan segera memberikan sanksi atau cara- cara pelayanan terbaik terhadap anggota saya di kantor Camat ini, Sehingga mengedepankan Tatakrama dan sesuai Motto BIMA RAMAH dan WAWO BANGKIT Bima ramah artinya berikan Senyum Manis dan Harus Ramah Terhadap Sesama Manusia,” jelasnya.








