Aliansi GEMMPAR RIAU Laporkan Dugaan Mafia BBM subsidi bernama Eneng Lubis, Dan 3 rekannya ; Gusti Randa Hasibuan, Baharuddin Simatupang, dan Sarwedi Harahap ke Polda Riau, Di duga Ada Peran Oknum Polsek Tambusai Utara.

Ketika menerima, melihat, membaca bukti tanda terima Laporan Aliansi Gemmpar Riau ke Polda. beberapa nama yang tertulis diduga terlibat sekaligus beberapa nama Bigbos pemilik Gudang Penimbunan BBM ilegal Subsidi ditambusai Utara, sbb : nama *Eneng Lubis* (berperan sebagai distributor BBM subsidi jenis solar dan pertalite dari SPBU 14.285.6118, Desa Rambah Samo Barat. Kemudian ditampung, oleh *Gusti Randa Hasibuan dan Baharuddin Simatupang alias Iwan Tupang* di Desa Simpang Harapan Batang Kumu, Tambusai Utara. Kemudian ditampung sekaligus di ecer di mesin Pertamini milik *Sarwedi Harahap* (red)

Ironisnya, “sampai sekarang Kapolsek Tambusai Utara beserta beberapa orang anggota lainnya termasuk oknum Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara, apakah tidak mengetahui, (pura-pura cuek atau takut ya?), padahal sudah ada beberapa berita di media online tentang aktivitas, yang diduga tempat yang dijadikan gudang penimbunan BBM Subsidi ilegal jenis solar dan pertalitet milik Gusti Randa Hasibuan dan Iwan Tupang,” saya heran, ungkap Elangga S.H.,

Sebelumnya beberapa Awak media konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara, melalui pesan WhatsApp (centang dua, dari 3 hari yang lalu, tidak ada balesan) beserta telah mencoba menghubungi ‘Gusti Randa Hasibuan dan Iwan tupang’ hingga berita ini diterbitkan 19November 2025, terkesan Oknum Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara Alergi Konfirmasi Awak Media dan nomor WhatsApp Gusti Randa Hasibuan dan Iwan Tupang tidak bisa dihubungi lagi alias kata lain diblokir.

“Erlangga, S.H., meminta Kapolda Riau, Bapak Hery Heryawan, (kalau bisa) untuk evalusai kinerja Kapolres Rokan Hulu saat ini, sekalgus Kapolsek Tambusai Utara dan kanit Polsek Tambusai Utara mutasikan dari jabatan bila perlu,” tutup.***(Tim)

Berita Terbaru