Fakta ini membantah beberapa spekulasi beberapa warga net sebelumnya yang menyebutkan jika masjid tersebut bisa jadi dibangun oleh jin atau makhluk ghaib.
Masjid dibangun oleh Puang, pengusaha Bugis sekaligus pemilik kebun.. Masjid tersebut dibangun atas permintaan pemilik kebun, yang oleh warga sekitar dipanggil dengan sebutan (Puang). Puang diketahui sebagai seorang pengusaha Bugis, Ia merupakan pemilik kebun kopi yang ditempati Masjid tersebut sekarang.

Menurut Syarief Hidayat, seorang sumber yang mengaku pernah melakukan wawancara dengan Puang, bahwa Puang merupakan keturunan pahlawan asal Sulawesi Selatan.
Kini, Puang diperkirakan telah berumur 80 tahun. Lahan Masjid dulunya dikenal keramat oleh warga sekitar, Camat Bontolempangan menuturkan jika awalnya, tempat tersebut dianggap keramat oleh warga sekitar. Bahkan sebelum Masjid tersebut dibangun, terdapat sebuah batu besar yang sering dijadikan warga sebagai tempat pemujaan. Sehingga, oleh Puan dihancurkan dan dibanguni Masjid, karena kawatir akan di jadikan tempat ke syirikan.
Masjid dibangun untuk pekerja kebun kopi dan warga sekitar, Puang membangun Masjid ini agar dapat digunakan oleh para pekerja kebun kopi miliknya yang jumlahnya puluhan. Selain pekerja, masjid ini juga dibangun untuk warga sekitar, yakni Dusun Langkoa dan beberapa dusun di desa sekitarnya sebagai pemukiman terdekat yang memiliki penduduk ratusan jiwa, Letaknya sekitar radius 1 km dari masjid tersebut. (Red/Navi).
Sumber : Akun Kisah Kisah Islami/FB.
Editor : Kiki.







