Untuk PAM Sioban, diperlukan peningkatan sistem gravitasi, peningkatan kapasitas ASN PAM, penyediaan biaya suku cadang serta perbaikan kebocoran.
Unit PAM Malakopa diarahkan pada penguatan sumber daya manusia, sementara melalui perubahan anggaran direncanakan pemasangan listrik sebagai penggerak pompa,Untuk Unit Siberut, pemerintah mendorong peningkatan kapasitas ASN PAM, penyambungan listrik penggerak pompa serta dukungan anggaran operasional rutin.
Sementara itu, PAM Sikakap membutuhkan peningkatan kapasitas ASN, penyediaan suku cadang SR, perbaikan jaringan serta biaya operasional,PAM Saumanganya diarahkan pada peningkatan kapasitas ASN PAM dan dukungan biaya operasional,PAM Saibi membutuhkan rehabilitasi sekaligus peningkatan kapasitas ASN PAM.
Sedangkan PAM Sikabaluan membutuhkan penyediaan suku cadang SR, penguatan sumber pengambilan air dan peningkatan kapasitas ASN PAM.
5. Penguatan layanan kesehatan
Program kelima menyasar peningkatan kualitas dan akses pelayanan kesehatan masyarakat,Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini menjalankan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di RSUD Mentawai.
Selain itu, pelayanan ambulans laut terus didukung, baik untuk rujukan menuju Tuapeijat maupun ke Padang. Pemerintah juga melakukan penguatan layanan Puskesmas melalui integrasi layanan primer serta menghadirkan pelayanan dokter spesialis ke Puskesmas.
Dalam aspek jaminan kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tercatat sebesar 91,67 persen, sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh akses perlindungan kesehatan.
6. Meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Program keenam diarahkan untuk meningkatkan pendapatan per kapita dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah mempersiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari pembangunan infrastruktur, transportasi hingga pengembangan perusahaan daerah atau Perumda yang diharapkan dapat berperan dalam menjaga stabilitas harga komoditas perkebunan dan pertanian masyarakat,Komoditas yang menjadi perhatian antara lain kelapa, cengkeh, pinang, pisang, nilam dan kakao. Sementara untuk komoditas pangan lokal mencakup sagu, keladi dan ubi.
Penguatan sektor ekonomi lokal tersebut diharapkan mampu menciptakan rantai ekonomi yang lebih kuat, meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat serta membuka peluang peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk semakin konsisten, fokus dan serius dalam mengelola berbagai potensi ekonomi lokal yang tersedia,Pembangunan harus berdampak langsung bagi masyarakat
Enam program unggulan tersebut menunjukkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang menempatkan infrastruktur, pelayanan dasar, konektivitas digital, kesehatan dan peningkatan ekonomi masyarakat sebagai prioritas.
Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, pemerintah daerah dituntut memastikan setiap program memiliki manfaat nyata serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.
Pembangunan jalan dan jembatan diharapkan memperpendek rentang kendali serta membuka akses antardaerah. Perluasan listrik dan internet diharapkan meningkatkan kualitas kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan dan penguatan komoditas lokal menjadi fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap seluruh program yang sedang berjalan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di seluruh wilayah Mentawai.
Pembangunan bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar hadir, dirasakan dan memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat Kepulauan Mentawai.
( Red / Y. ZAI )








