Gara-gara Mabuk Pemuda Tikam Temannya, Mereka Cekcok Hingga Terjadi Pembunuhan

LiputanToday.Com (Lumajang) – Awal terjadi Pembunuhan Sadis tersebut terjadi pada Rabu (20/11), karena adanya pesta Miras. Akbar Arifin (20) warga Dusun Rejosari Desa Sumberjo, Kec. Sukodono, Kab Lumajang tertangkap, Roni (25) (DPO) dan Mohammad Khoirul (24) (DPO). Kamis (21/11/2019).

Mereka bertiga menenggak Miras Lokal Oplosan yang berbahan dasar alkohol, Minuman Berenergi dan beberapa Sachet Obat Batuk. Saat dalam pengaruh Miras, Ketiganya bertemu dengan Buamin Kurniawan/Emen (25) warga Dusun Rejosari, Desa Sumberjo, Kec. Sukodono, Kab. Lumajang, di tepi ruas badan jalan jalur Lintas Timur (JLT) Dusun Rejosari.

Mereka sempat terjadi cekcok, Akbar dan kawan-kawan yang sedang tersulut emosinya mengejar Emen hingga ke dekat rumah saudara Emen yakni Eni. Korban (Emen) dipukuli ditempat hingga tersungkur. Tidak hanya itu, Akbar menikam korban dengan pisau yang membuat usus Korban tercerai berai keluar. Melihat kejadian itu, bibi Korban yang bernama Eni mencoba menghentikan para pelaku yang berhasil menikam keponakannya, Namun naas bagi Eni karena pelaku yang melawan berhasil melukai tangannya dengan Pisau.

Menurut pengakuan Akbar dirinya tidak sadar saat membunuh Emen “Saya tidak sadar jika menusuk Emen, saya baru sadar setelah pisau yang saya bawa berlumuran darah. Roni kemudian menyuruh saya untuk membuang pisau tersebut, yang kemudian saya lempar di daerah persawahan” ujar Akbar.

Berita Terbaru