Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT KPK, Pemuda Lira Riau: Sudah Empat Gubernur Riau Tersandung Kasus Korupsi.

Berikut Daftar Gubernur Riau yang Tersandung Kasus Korupsi.

1. Saleh Djasit (1998–2003)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, tersangka kasus korupsi pengadaan 20 unit mobil pemadam kebakaran di Pemprov Riau pada tahun 2003 senilai Rp 15 miliar lebih.

2. Rusli Zainal (2003–2013)
Setelah Saleh Djasit, Gubernur Riau yang juga terseret kasus korupsi yakni Rusli Zainal.Saat itu, KPK menjerat Rusli dalam dua perkara, yakni korupsi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau dan kasus izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu tanaman (IUPHHK-HT) pada 2013.

KPK menetapkan Gubernur Rusli Zainal sebagai tersangka dalam dua kasus dan tiga delik, yakni suap pengurusan perda PON Riau, dugaan suap kepada anggota DPRD Provinsi Riau guna memuluskan pembahasan Perda pembngunan lapangan tembak PON Riau, dan korupsi pengesahan bagan kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada tanaman industri di Pelalawan Riau.
Ia divonis 14 tahun penjara, sebelum kemudian mendapat remisi hingga masa tahanannya berkurang dan kini telah bebas.

3. Annas Maamun (2014–2019)Annas Maamun, yang akrab disapa “Atuk Annas”, ditangkap KPK pada September 2014 hanya beberapa bulan setelah dilantik sebagai gubernur.Ia terbukti menerima suap terkait alih fungsi hutan di Provinsi Riau dan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Meski sempat mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo pada 2020, Annas kemudian kembali terjerat kasus gratifikasi yang membuatnya kembali mendekam di balik jeruji.
4. Abdul Wahid di Duga ikut dalam OTT KPK bersama 10 Orang lainnya dan saat ini sedang di Periksa di Gedung Merah Putih Jakarta Selatan.

Bagi sebagian masyarakat Riau, nama Abdul Wahid bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai figur sederhana yang meniti karier politik dari bawah, sangat jauh dari kemewahan.

Pria kelahiran Dusun Anak Peria, Kabupaten Indragiri Hilir, pada 21 November 1980, itu berasal dari keluarga sederhana. Ia adalah anak ketiga dari enam bersaudara. Sejak kecil, kehidupannya ditempa oleh kerasnya perjuangan ekonomi keluarga.

Untuk melanjutkan pendidikan, Wahid kecil tak segan membantu ibunya bekerja di sawah dan kebun warga. Ketika menempuh pendidikan di UIN Suska Riau, Fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam, ia tetap berjuang keras agar tidak menjadi beban keluarga.
Namun dengan kejadian ini menambah Kembali jejak hitam Pemimpin Riau yang Tersandung Kasus Korupsi marwa Riau di pertaruhkan di mata masyarakat Masyarakat Indonesia bahwa Riau di kenal sebagai daerah Terkorup.***(SHI GROUP)

Sumber: Pemuda Lira Riau

Berita Terbaru