LiputanToday.com – Riau,pekanbaruKepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Riau menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, khususnya pelajar sebagai penerima manfaat utama.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam menghadapi dinamika operasional di lapangan, termasuk kondisi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tengah mengalami suspend atau penghentian sementara operasional. Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu distribusi MBG kepada masyarakat.
Perwakilan pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh dapur SPPG yang masih beroperasi wajib menjalankan proses pengelolaan dan pendistribusian makanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Penerapan SOP ini mencakup pemilihan bahan pangan yang berkualitas, proses pengolahan yang higienis, serta distribusi yang tepat waktu guna menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Selain itu, langkah evaluasi menyeluruh terus dilakukan terhadap dapur SPPG yang belum memenuhi standar. Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait melakukan pembinaan berkelanjutan, meliputi peningkatan higiene sanitasi, penguatan sistem pengawasan, serta pelatihan bagi pengelola dapur. Upaya ini bertujuan memastikan seluruh unit layanan memenuhi ketentuan yang berlaku dan mampu memberikan layanan secara optimal.
