Dirinya mengatakan, bahwa saat ini jenazah korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr H Soewondo Kendal. Dari data yang dihimpun Kepolisian bahwa Rohani merupakan perangkat desa di Desa Magelung Kaliwungu Selatan.
Rekan korban yakni Farid mengatakan bahwa korban saat itu hendak menuju Kantor Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal.
Terpisah, seorang saksi kejadian tersebut, Kiswati mengatakan bahwa mobil itu sempat berhenti di atas rel yang dilintasi oleh kereta api. Diduga mobil tersebut mengalami mogok saat berada di atas rel sebelum tertabrak kereta.
Ia menceritakan bahwa mobil tersebut sempat membunyikan klakson beberapa kali sebelum kereta api menabrak mobil yang dikendarai oleh Rohani itu.
“Mobil itu membunyikan klakson beberapa kali. Mungkin buat minta tolong,” Terang Kiswati.
Saat mendengarkan klason dirinya langsung mengecek ke arah rel kereta api, Dirinya melihat jarak mobil dengan kereta api sudah dekat sehingga benturan tidak terhindarkan.
“Saya lihat mobil itu langsung tertabrak. Anak saya juga melihat langsung kejadian itu dan bertanya ‘Bu itu mobil kok nempel dengan kereta ya?,” Pungkas Kiswati.
Farid mengungkapkan, bahwa korban ingin pergi untuk mengikuti rapat terkait pajak daerah.
“Korban masih kerabat saya. Sebelum berangkat dirinya pamit mau ke kantor Bakeuda Kendal,” Terang Farid. (Feb).


