Selain melakukan pengawasan, Kalapas juga membangun komunikasi langsung dengan warga binaan melalui dialog terbuka. Dalam kesempatan tersebut, berbagai aspirasi, keluhan, dan kebutuhan warga binaan disampaikan dan menjadi bahan evaluasi bagi peningkatan layanan di Lapas.
Dengan pendekatan yang humanis, Yuniarto turut memberikan motivasi kepada warga binaan agar tetap optimis dan mengikuti program pembinaan secara serius sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat.
Melalui kegiatan Waksabi, diharapkan hubungan antara petugas dan warga binaan semakin harmonis serta mampu mendorong terciptanya Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang aman, tertib, dan berintegritas, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang berkeadilan dan berorientasi pada perubahan positif.
Red / Seprinaldi








