Pendekatan spiritual dan kebersamaan semacam ini dinilai sangat esensial untuk membangun integritas, kedisiplinan, serta ketenangan batin dalam menjalankan tugas sehari-hari maupun dalam menjalani proses pembinaan.
Pelaksanaan kegiatan kerohanian yang inklusif ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan yang komprehensif bagi seluruh unsur di dalam lapas.
Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai berharap bekal keimanan yang diperoleh baik oleh pegawai maupun warga binaan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, para pegawai dapat semakin profesional dalam melayani, sementara warga binaan siap menjadi pribadi yang lebih baik, toleran, produktif, dan taat hukum saat kembali ke tengah masyarakat.
Red / Seprinaldi

