LiputanToday.com_- PEKANBARU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya Kota Pekanbaru menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyerahkan bantuan peralatan sekolah berupa tas dan buku kepada Ayla Azzuhra Balqis, siswi kurang mampu yang sempat tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Ayla merupakan putri pasangan Abdul Manan dan Nurhalizah yang tinggal di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru. Kehidupan ekonomi keluarga mereka tergolong sangat memprihatinkan. Sang ayah bekerja sebagai buruh harian di pasar, sementara ibunya membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja sebagai pemukul atau pengupas jengkol dengan upah sekitar Rp40 ribu per hari.
Keterbatasan ekonomi membuat Ayla hampir kehilangan harapan untuk melanjutkan pendidikan. Setelah dinyatakan tidak lolos pada SPMB SMK Negeri, kedua orang tuanya tidak memiliki biaya untuk menyekolahkan Ayla ke sekolah swasta.
Bahkan, Ayla sempat merasa sangat terpukul karena cita-citanya untuk bersekolah di SMK Negeri 3 Pekanbaru Jurusan Tata Boga hampir pupus.
Berangkat dari rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan, DPC GRIB Jaya Pekanbaru kemudian mengupayakan agar hak Ayla untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.
Setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi faktual terhadap kondisi keluarga Ayla, Dinas Pendidikan Provinsi Riau melihat bahwa Ayla memang berasal dari keluarga yang benar-benar kurang mampu. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, Dinas Pendidikan akhirnya merekomendasikan Ayla untuk diterima di SMK Negeri 3 Pekanbaru sesuai sekolah yang diimpikannya.
Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus dukungan agar Ayla semakin bersemangat menuntut ilmu, Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru S. Hondro didampingi istri sekaligus Ketua DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Nurhayati, Minggu (5/7/2026), mendatangi langsung kediaman Ayla untuk menyerahkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan belajar.
“Ini merupakan bagian dari visi dan misi GRIB Jaya untuk meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui kepedulian terhadap dunia pendidikan,” ujar Hondro.
Ia menegaskan, GRIB Jaya Pekanbaru ingin dikenal sebagai organisasi kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin GRIB Jaya berbeda dengan ormas lainnya. Kami tidak ingin dikenal dengan tindakan anarkis, tetapi ingin menciptakan suasana yang aman, nyaman, sekaligus hadir membantu masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu,” katanya.
Hondro juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati, yang menggagas kegiatan sosial tersebut.







