Panitia Kongres Undang Plt PWI Riau, Dheni Kurnia: Kedepankan Semangat Kebersamaan

” Itu masalah pribadi, bukan persoalan organisasi. Jangan ada yang menggiring berita TNTN untuk menjegal orang maju di Kongres Persatuan PWI. Jika memang terbukti, biarkan hukum yang bekerja,” tutup H Dheni Kurnia.

Plt PWI Riau Kepengurusan yang Sah

Pada sisi lain, Ketua Steering Committee (SC) Kongres Persatuan PWI 2025, Zulkifli Gani Ottoh menyampaikan rapat khusus yang diikuti tujuh anggota SC secara luring maupun daring menyepakati tiga keputusan baru terkait peserta.

Salah satunya adalah mengundang Plt PWI Riau bersama seluruh Plt PWI lainnya sebagai bagian dari tubuh organisasi PWI ke acara Kongres pada 29-30 Agustus di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Jawa Barat.

Empat anggota SC hadir secara langsung, yakni Zugito, Totok Suryanto, Marah Sakti Siregar dan Diapari Sibatangkayu. Tiga anggota SC hadir secara daring, yakni Sekretaris SC IGMB Dwikora Putra, serta Zacky Antoni dan Lutfil Hakim.

Terkait status PWI Riau yang memiliki dua kepengurusan, keputusannya adalah peserta penuh kongres diberikan kepada Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, dan peserta peninjau diberikan kepada Plt Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia.

” Keduanya adalah kepengurusan yang sah dan diakui oleh Kongres. Begitu juga dengan kepengurusan yang mengalami dualisme di sejumlah provinsi lain. Ada yang mendapat peserta penuh dan ada juga yang hadir sebagai peserta peninjau. Semuanya sekarang hadir di Kongres Persatuan 2025 demi kebersamaan organisasi PWI kedepannya,” demikian disampaikan Zulkifli Gani Ottoh usai rapat di Hall Dewan Pers Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (13/08/25) kemarin.

Zugito menegaskan Kongres Persatuan PWI 2025 hanya beragendakan pemilihan Ketua Umum PWI Pusat dan Ketua Umum Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025-2030.

” Tidak ada agenda lain di luar itu,” tegasnya.***(rls/al)