Para Pelaku Penganiayaan Masih Bebas Berkeliaran, Istri Korban: Kami Ketakutan dan Tidur di Depan Indomaret ber-CCTV

Dengan masih berkeliarannya para pelaku membuat korban Winarto bakara dan keluarganya menjadi resah dan ketakutan karena pada saat terjadinya penganiayaan tersebut para pelaku juga mengancam akan mematikan korban dan membakar kedai milik korban, bahkan setelah peristiwa penganiayaan tersebut korban Winarto bakara dan keluarga mendapat teror dimana kedainya pada dini hari dilempar oleh seseorang dengan menggunakan batu besar dimana batu tersebut saat ini korban simpan untuk barang bukti, saking ketakutanya Winarto bakara dan keluarga tidur didepan Indomaret yang ada CCTV nya.

“Dengan belum ditangkapnya para pelaku penganiayaan terhadap Klien kami sampai saat ini, kami Pengacara TAPAK RIAU dan korban berharap kepada Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Riau dan Bapak Kapolresta Pekanbaru untuk memberikan attensi agar para pelaku penganiayaan terhadap Klien kami dapat segera ditangkap dan diproses hukum”harap pengacara muda Mirwansyah, SH.MH.

Tim Advokat Pejuang Keadilan ( TAPAK ) RIAU, mengharapkan agar hal ini menjadi atensi kepada Kapolda Riau dan Kapolresta Pekanbaru agar dapat segera menangkap para pelaku sebagaimana janji dan komitmen Polri Memberantas Aksi Premanisme.

Ia juga mempertanyakan perihal beberapa kali memberikan informasi keberadaan para pelaku kepada pihak Polresta Pekanbaru, namun setiap akan dilakukan perencanaan penangkapan terhadap pelaku tersebut para pelaku ditemukan telah membubarkan diri seakan-akan adanya kebocoran informasi”ungkapnya.

“harapan kami, mohon pak kapolda riau, kapolresta pekanbaru segera melakukan pengangkapan para pelaku, bukankah kita telah sepakat aksi premanisme harus diberantas di kota pekanbaru,”tutupnya.***