“Koordinasi ini merupakan langkah antisipatif. Kita ingin memastikan apabila terjadi kondisi darurat, komunikasi dengan instansi terkait sudah terbangun dengan baik sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Eko Ari Wibowo.
Selain membahas kesiapan menghadapi bencana dan kebakaran, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara jajaran Pemasyarakatan dengan BPBD dan DPKP Kota Pekanbaru.
Sinergi lintas instansi dinilai penting mengingat penanganan kondisi darurat membutuhkan kerja sama dan respons terpadu sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing pihak.

Melalui koordinasi tersebut, jajaran Pemasyarakatan berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan BPBD, DPKP, serta instansi terkait lainnya. Koordinasi secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mitigasi, deteksi dini, kesiapsiagaan, hingga kemampuan respons petugas dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama jajaran UPT Pemasyarakatan di Kota Pekanbaru untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan warga binaan, petugas, serta sarana dan prasarana tetap menjadi prioritas.
Dengan terbangunnya sinergi yang semakin kuat bersama instansi penanggulangan bencana, pemadam kebakaran, dan penyelamatan, Lapas Pekanbaru diharapkan semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur.
Red / Seprinaldi


