Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
Ia menilai kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang humanis sekaligus sarana membangun kesadaran keselamatan dan kepedulian lingkungan sejak generasi paling awal.
«“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Ditlantas Polda Riau melalui Program Polisi Sahabat Anak. Ini merupakan bentuk kehadiran Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat dan memberikan edukasi sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya dikenalkan tentang keselamatan berlalu lintas, tetapi juga diajak mencintai dan menjaga lingkungan melalui semangat Green Policing,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.»
Kapolda menilai membangun budaya tertib lalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sederhana.
«“Tertib berlalu lintas, menghormati sesama pengguna jalan, menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan harus menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil. Dari anak-anak inilah kita berharap lahir generasi yang disiplin, peduli dan memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.»
Irjen Pol Herry Heryawan juga mengapresiasi personel Ditlantas Polda Riau yang mampu menghadirkan suasana kepolisian yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak.
«“Ketika anak-anak tersenyum, merasa nyaman dan tidak takut kepada polisi, itu adalah bagian dari keberhasilan membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Polantas harus terus hadir sebagai sahabat, pelindung dan pengayom masyarakat,” tegasnya.»
Guru TK Tunas Harapan Apresiasi Sambutan Polantas Karib
Apresiasi juga disampaikan para guru, khususnya dari TK Tunas Harapan. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman edukatif yang berkesan bagi anak-anak.
«“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau, khususnya Polantas Karib, atas sambutan dan pelayanan yang sangat baik. Anak-anak sangat senang bertemu polisi. Mereka mendapatkan pengetahuan tentang rambu-rambu dan keselamatan lalu lintas, sekaligus belajar bagaimana menjaga lingkungan sejak dini. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk membentuk karakter anak,” ungkap salah seorang guru TK Tunas Harapan.»
Menurut para guru, pendekatan langsung seperti ini membuat anak-anak lebih mudah memahami materi karena mereka belajar melalui pengalaman, interaksi dan suasana yang menyenangkan.
Dari Senyum Anak, Tumbuh Harapan Masa Depan
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AKP Dedi Siswanto, S.H., M.H., AKP Fajri Sentosa, S.H., M.M., AKP Bahrul S., S.H., M.M., IPTU Riza Elfiera, Brigadir Annisa W., S.H., serta ASN Robert Pardosi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.
Melalui Program Polisi Sahabat Anak yang dipadukan dengan semangat Green Policing, Ditlantas Polda Riau tidak sekadar memberikan pengetahuan tentang lalu lintas. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi upaya membangun karakter generasi yang tertib, disiplin, peduli keselamatan dan mencintai lingkungan.
Hari itu, anak-anak tidak hanya mengenal rambu lalu lintas dan kendaraan Polisi. Mereka juga belajar sebuah pesan sederhana: jalan harus aman, lalu lintas harus tertib, dan lingkungan harus dijaga.
Dari senyum anak-anak di ruang RTMC Ditlantas Polda Riau, ditanamkan harapan untuk melahirkan generasi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus generasi yang peduli terhadap lingkungan. (***)
Red / Seprinaldi



