Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan edukasi di ruang publik merupakan salah satu langkah nyata membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Provinsi Riau.
“Kami ingin Polantas hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang memberikan edukasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka semakin besar pula peluang menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan edukasi kepada masyarakat.
“Melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan edukatif, kami berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan budaya bersama,” tambahnya.
Salah seorang pengunjung CFD, Tari, warga Kecamatan Tampan, mengaku senang dengan kehadiran personel Polantas di tengah aktivitas masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Kehadiran Polantas yang menyapa langsung masyarakat di Car Free Day membuat kami merasa lebih nyaman dan aman. Kami juga bisa berinteraksi secara langsung dengan para personel. Ibu-ibu Polantas sangat ramah, responsif, dan penyampaian edukasinya mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan,” ungkap Tari.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus meningkat, sehingga mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Provinsi Riau.(***)
Red/ Feri Tanjung








