Jika benar eksekusi telah dilakukan, namun yang bersangkutan membantah pernah dipenjara, maka muncul pertanyaan serius: siapa yang sebenarnya menjalani hukuman atas nama Zega? Ataukah ada kesalahan prosedural dalam pelaksanaan putusan hukum ini?
Kasus ini membuka ruang untuk pengawasan lebih ketat terhadap proses eksekusi putusan pengadilan di daerah. Warga dan pengamat hukum mendesak transparansi dari pihak Kejaksaan Negeri Rokan Hilir guna menghindari potensi kekeliruan fatal dalam sistem peradilan pidana.**(SHI GROUP)
Penulis : Bryn
Editor : Ptr







