Dunia sudah jalan akan revolusi industri 4.0, sementara kita belum move on dari revolusi industri 3.0, sementara Jepang sudah berbicara dan mempersiapkan civil society 5.0. Pada era Rev. Industri 4.0 ini Presiden Jokowi telah menetapkan fokus implementasi Industri 4.0 antara lain: industri makanan & minuman, tekstil, otomotif, elektronik dan kimia. Kelima sector ini dinilai akan menyumbang penciptaan lapangan kerja serta investasi baru berbasis teknologi. Ungkap Rizki Putra Sandika Ketum PP IMC.
Kaum milenial diharap menjadi lebih produktif, inovatif dan kreatif dalam situasi yang sulit ini. Jadikan momentum Era Pandemi Corona ini dalam mengembangkan usaha-usaha yang bisa menciptakan lapangan kerja dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan melawan pandemic Corona. Pungkas Rizki.
Di tengah Covid-19 ini hanya orang yang kreatif dan inovatif yang akan dapat mengambil atau menangkapnya yang mengubah kelemahan menjadi kekuatan dan ancaman menjadi peluang, Kemajuan teknologi memungkinkan terjadinya otomatisasi hampir di semua bidang
selain dituntut memahami teknologi dan informasi serta cara mengimplementasikannya, tentu terdapat permasalahan yang timbul yaitu terkait sarana prasarana yang memadai. Kita berharap generasi milenial bersama sama melawan Covid-19 dan saling menguatkan. Ungkap Faisal sekjen MPI kota Cilegon.
Dengan adanya pandemi covid 19 ini kita ambil hikmahnya bahwa tehnologi nasional diuji pada Gerbang Revolusi Industry 4.0. Contohnya pekerjaan dikerjakan dirumah, Oleh sebab itu Mudah-mudahan pemerintah kota Cilegon dapat mempersiapkan SDM Lokal melalui Kurikukum pendidikan Formal maupun non formal (BLK), sehingga blue print pada era bonus Demografi 2030 menguntungkan pemuda lokal. Sambil menunggu Covid-19 ini selesai, langkah Kita akan komunikasi dengan pihak eksekutif dan legislatif mengenai revolusi industri 4.0 dan menyambut bonus Demografi ini. Tambah Hadi Rusmanto salah satu aktifis kepemudaan kota Cilegon. (Hadi R/red).








