Revolusi Industri 4.0 Pasca Pandemi Covid-19 di Kota Cilegon

LiputanToday.Com (Cilegon) – Aktivis mahasiswa dan pemuda kota Cilegon bertemu sambil berbuka puasa bersama untuk membahas revolusi industri 4.0 pasca covid -19 di kota Cilegon. Pertemuan yang dihadiri Forum Komunikasi Kelompok Informasi masyarakat, HMI cabang Cilegon, ikatan mahasiswa kota Cilegon (IMC), Mahasiswa Pembangunan Indonesia bertempat di salah satu rumah makan di kota Cilegon.

Awal Maret Indonesia di kejutkan dengan adanya orang yang terpapar virus Corona, Kondisi saat ini membuat kita semua gelisah dan khawatir, sebab virus Corona sangatlah cepat perkembangannya dan memaksa kita untuk hidup Pshycal Distancing, apalagi kota Cilegon sudah ada 3 korban yang positif virus Corona. Banyak pelajaran yang kita ambil dari virus Corona ini. ditengah wabah Covid-19 yang sedang dihadapi oleh berbagai bangsa termasuk Indonesia saat ini. PHK besar-besaran dan banyaknya sector UMKM yang terdampak Corona. Ungkap Ahmad Mahdi Ketua FK. KIM.

Kita harus mengambil momentum perubahaan pada era industri 4.0 saat ini, khususnya dalam era Pandemi Covid-19 ini. Perkembangan revolusi industri 4.0 pun menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi salah satunya mengenai IPTEK dan SDM. Tutup Ahmad Mahdi Ketua FK. KIM.

Saat ini sedang Menjadi Kegelisahan generasi milenial dan pemahaman tentang revolusi industri 4.0 di kota Cilegon sangat menghawatirkan banyak yang belum paham apa yang di maksud dengan revolusi industri 4.0 ini, blue print dan arah pembangunan generasi milenial di kota Cilegon belum jelas, jika pemerintah kota Cilegon tidak ada atau tidak punya blue print arah pembangunan generasi penerus maka bisa di katakan 2030 era bonus Demografi kita hanya jadi penonton akan pesatnya dan kencang nya revolusi industri 4.0 ini. Terang Syahrido Alexander Ketum HMI Cab. Cilegon.

Jepang sebagai pelopor kemajuan teknologi segera menyadari kekurangan yang ada. Mulailah digagas Civil Society 5.0. Intinya teknologi digunakan oleh manusia untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya. Kita berharap pandemi Covid-19 ini segera selesai dan pemerintah serta pihak industri yang ada di kota Cilegon bersama-sama membuat satu kebijakan dan program untuk menghadapi bonus demografi dan revolusi industri, kita butuh langkah nyata dari pemangku kebijakan. Tutup Rido.