Rotasi Besar di Tubuh Kejaksaan, Sejumlah Pejabat Kejati Riau Dimutasi

Selain itu, sejumlah jabatan penting di tingkat asisten dan kepala kejaksaan negeri (Kajari) di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau juga ikut berganti. Berikut daftar lengkap rotasi pejabat Kejaksaan di Riau:

  • Marlambson Carel Williams dilantik sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, menggantikan pejabat sebelumnya. Ia sebelumnya menjabat Kajari Labuhan Batu.
  • Sapta Putra, yang sebelumnya menjabat Kajari Kampar, kini dipercaya sebagai Asisten Intelijen Kejati Riau. Posisi Kajari Kampar akan diisi oleh Dwianto Prihartono, yang sebelumnya menjabat Inspektur Muda Keuangan II di Inspektorat Keuangan I Kejagung.
  • Ayu Agung, Asisten Pengawasan Kejati Riau, dipindahkan ke Kejagung untuk menjabat sebagai Inspektur Muda Kepegawaian, Pemulihan Aset, dan Tugas Umum. Penggantinya adalah Dwi Astuti Beniyati, eks Kajari Kabupaten Bekasi.
  • Marcos MM Simaremare, Kajari Pekanbaru, ditunjuk sebagai Kepala Subdirektorat IIIA Direktorat III JAM Intelijen Kejagung. Jabatan Kajari Pekanbaru akan diisi oleh Silpia Rosalina, yang sebelumnya menjabat Aspidum Kejati Riau.
  • Otong Hendra Rahayu, saat ini menjabat Kajari Bontang, akan menempati posisi Aspidum Kejati Riau menggantikan Silpia Rosalina.
  • Sri Odit Megonondo, Kajari Bengkalis, akan menempati jabatan baru sebagai Kajari Wonogiri. Posisi lamanya akan diisi oleh Nadda Lubis, yang sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat Penuntutan pada Direktorat A JAM Pidum Kejagung.
  • Fajar Haryowimbuko, Kajari Rokan Hulu, dipromosikan menjadi Aspidsus Kejati Maluku Utara. Jabatan Kajari Rohul akan diemban oleh Rabani Meryanto Halawa, eks Kajari Nias Selatan.
  • Febriyan M, Kajari Kepulauan Meranti, dipindah menjadi Kajari Maros. Ia digantikan oleh Ricky Makado, yang sebelumnya menjabat Koordinator di Kejati Riau.
  • Azrijal, Kajari Pelalawan, dipercaya menempati jabatan baru sebagai Asisten Pengawasan Kejati Maluku Utara. Posisi Kajari Pelalawan akan diisi oleh Siswanto, mantan Kajari Aceh Barat.

Mutasi ini dinilai sebagai bentuk komitmen Kejaksaan dalam menata ulang struktur organisasi demi memperkuat penegakan hukum di daerah, serta mendorong kinerja yang lebih optimal di tengah dinamika hukum yang terus berkembang.

Proses serah terima jabatan direncanakan akan berlangsung dalam waktu dekat, dan seluruh pejabat yang ditunjuk diharapkan segera beradaptasi serta menjalankan tugas baru dengan penuh dedikasi.**(Red-)