“Shalat Istisqa ini menjadi ikhtiar dan doa bersama. Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, sekaligus memberikan keteguhan iman dan ketakwaan bagi seluruh jajaran serta warga binaan,” ujar Eko.
Lebih lanjut, pelaksanaan kegiatan keagamaan secara rutin diharapkan dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki diri, dan membangun karakter yang lebih baik. Nilai-nilai yang diperoleh melalui pembinaan kerohanian diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam menjalani proses pemasyarakatan.
Selain aspek spiritual, kegiatan ini turut menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Doa bersama untuk memohon turunnya hujan menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan serta membangun kesadaran bersama terhadap kondisi alam di sekitar.
Dengan terselenggaranya Shalat Istisqa ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek kepribadian, spiritual, dan sosial warga binaan.
Red / Seprinaldi








