“Jadi, inilah hal paling mudah, selama siswa belajar dari rumah, murah dan efisien, semua tugas nanti dikirim via WA grup, mengingat sebentar lagi kenaikan kelas. Tugas-tugas tersebut juga nantinya menjadi bank soal, materinya disesuaikan dengan jadwal pelajaran,” tutup Ningsih yang tercatat sebagai wali kelas XII IPA 1.
Anwar, Kepala Sekolah SMAN 7 Makassar kembali mengemukakan, tujuan rapat ini selain memenuhi himbauan Gubernur dan surat Kadiknas Provinsi Sulsel, agar terjalin kerjasama orang tua dan guru dalam memonitoring tugas sekolah, selama di rumah apakah tugas itu dikerjakan atau tidak. Ini berlaku untuk kelas X dan XI. Guru memberikan tugas sedangkan orang tua memantau apakah tugas itu dikerjakan.
“Intinya agar siswa tidak vakum di rumah. Khusus kelas XII sebentar lagi ujian, bebeas dari tugas sekolah, orang tua cukup mengawasi proses belajarnya,” sebut Anwar.
Harapannya siswa kelas XII belajar dengan baik agar nilainya bagus dan sekolah juga berhasil seratus persen, sekarang ini untuk mencari kerja yang pertama dilihat adalah nilainya. Apalah artinya tamat sekolah tapi kualitas tidak ada.
“Tinggal orang tua memacu betul anaknya menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah,” tandasnya dihadapan undangan rapat dan guru.
Jelasnya lagi, Guru Kelas X dan XI tetap memberikan tugas kepada siswanya yang belajar dari rumah sesuai mata pelajarannya, kalau tidak bisa mengakses aplikasi tersebut, tugasnya dikirim lewat WA saja.
“Melalui pertemuan ini agar terjalin kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua siswa. Bagaimana penerapan metode belajar siswa belajar dari rumah, bukannya tidak belajar, hanya dipindahkan dari sekolah ke rumah, khususnya kelas X dan XI,” ulasnya lagi.
Terakhir diucapakan terimakasih, sekaligus mengingatkan nanti pada Kamis-Jumat, 26-27 Maret, dimohon bantuan dari pihak orang tua untuk meminjamkan laptopnya sebagai sarana UNBK, apabila terjadi kerusakan pihak sekolah akan bertanggungjawab menggantinya.(red/sub).








