Menurutnya, suasana Ramadhan harus diwarnai dengan ketenangan dan kebersamaan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga stabilitas wilayah, menghindari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta memperbanyak kegiatan positif bernilai ibadah.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum introspeksi dan memperbaiki diri,” tambahnya. Marhaban ya Ramadhan 1447H. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir.
Ucapan dan pesan tersebut pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan masyarakat yang menyambut baik ajakan untuk menjaga persatuan serta menciptakan suasana Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan.
( Red/Seprinaldi)








