Ia menambahkan, memasuki malam hari Ditlantas Polda Riau tetap mengintensifkan kegiatan Blue Light Patrol sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tim Blue Light Patrol kami kerahkan untuk melaksanakan patroli di titik-titik rawan kemacetan, lokasi yang berpotensi menjadi tempat aksi balap liar, serta melakukan monitoring arus lalu lintas di sepanjang jalan protokol Kota Pekanbaru. Kehadiran personel pada malam hari diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas maupun gangguan kamtibmas,” tambahnya.
Apresiasi terhadap pelayanan Polantas juga datang dari masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Wina, warga Kabupaten Rokan Hulu yang menghabiskan libur akhir pekan bersama keluarganya di Kota Pekanbaru.
Saat hendak menyeberang dari Mall SKA menuju Living World Pekanbaru, Wina mengaku mendapat bantuan langsung dari personel Polantas yang mengatur arus kendaraan dan membantu penyeberangan pejalan kaki.
“Kami dari Rokan Hulu, Pak. Karena momen libur sekolah, kami mengajak keluarga jalan-jalan ke Pekanbaru. Saat hendak menyeberang dari Mall SKA ke Living World, kami langsung dipandu oleh Bapak Polantas.
Tentunya kami merasa lebih aman dan nyaman. Meskipun arus lalu lintas ramai, karena diatur langsung oleh polisi semuanya menjadi lebih tertib. Terima kasih Pak Polantas. Tetap semangat dalam menjalankan tugas,” ungkap Wina.
Kehadiran personel Ditlantas Polda Riau di lapangan tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman kepada seluruh pengguna jalan. Melalui peningkatan patroli, pemanfaatan teknologi CCTV RTMC, serta pelaksanaan Blue Light Patrol hingga malam hari,
Ditlantas Polda Riau berkomitmen menghadirkan pelayanan lalu lintas yang profesional, humanis, dan responsif demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan di Provinsi Riau.(***)
Red / Feri tanjung



