Selain kegiatan tersebut, BPDASHL Bone Bolango juga menyiapkan bibit jenis kayu dan buah-buahan sebanyak 1.250.000 batang, seperti; Mahoni, Nyatoh, Jatih Putih, Sengon, Jambu Biji, Sirsak dan jenis lainnya serta bibit produktif hasil okulasi sebanyak 193.000 batang dengan jenis Durian, Rambutan, Manggis, Sukun, Jambu Kristal.
Semua bibit tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat se-Provinsi Gorontalo melalui KPH/KPHL dengan tujuan untuk mengembalikan kondisi hutan dan lahan yang rusak sehingga bisa pulih kembali baik kondisi fisik maupun manfaat serta fungsinya yang pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya, Gubernur Gorontalo memberikan sambutan sekaligus mencanangkan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2019.
Antusiasme peserta Pencanangan GNPDAS Provinsi Gorontalo ini begitu luar biasa, kurang lebih 2000 orang hadir yang terdiri dari unsur ASN, TNI, POLRI, Pramuka Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru, dunia usaha, mahasiswa, pelajar, LSM, Kelompok Tani dan unsur masyarakat lainnya yang dirangkaikan dengan Senam GNPDAS, kemudian penanaman bibit pohon dan pembagian bibit pohon produktif buah-buahan secara gratis kepada para peserta dan masyarakat.
Sementara, Muhammad Bakri Nongko menanggapi, kegiatan ini disambut sangat baik oleh peserta GNPDAS, karena disamping untuk penyadaran aparat pemerintah, dan masyarakat juga peserta bisa mendapatkan berbagai jenis bibit produktif secara gratis.
Muhammad Bakri Nongko yang karib disapa Bakri berharap, setelah kegiatan ini aparat pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dalam melakukan pemulihan hutan dan lahan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Demikian disampaikan M. Bakri Nongko, Kepala Seksi Program DASHL pada BPDASHL Bone Bolango Provinsi Gorontalo kepada media.(Red/MBN)

