LiputanToday.Com (Makassar) – Akibat wabah virus corona tidak sedikit masyarakat yang terkena dampaknya. Dan yang paling merasakan adalah masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah. Bukan tanpa sebab, sebagaimana diketahui sejak awal pandemi hingga saat ini keberadaan masker boleh dikatakan langka.
Wabah pandemi ini, banyak masyarakat yang memilih berdiam diri di rumah untuk memutus mata rantai penularan wabah corona. Guna memperhatikan aspek kesehatan salah satunya penggunaan masker.
Untuk itulah, Kamis, 9 April 2020 dalam rangka ulang tahun KKB (Kerukunan Keluarga Bone) ke-690 tahun bersama Ketua RW 10 BPS I, Drs. A. Alkadri, SH.,MH bersama Ketua KKB Muh. Aksan Ibrahim, SH melakukan aksi sosial berupa bagi-bagi masker gratis kepada para pengguna jalan di sekitar wilayah Sudiang.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian KKB kepada masyarakat, khususnya mereka yang tetap beraktivitas di luar rumah ditengah wabah Covid-19 dan kesulitan untuk mendapatkan masker. Tak butuh waktu lama, sebanyak 690 masker ludes dibagikan gratis kepada masyarakat pengguna jalan.
Disela aksi bagi-bagi masker gratis ini, Ketua RW 10 menjelaskan, dalam rangka hari ulang tahun Kabupaten/Kota Bone yang ke 690, dari Kerukunan Keluarga Bone (KKB) Bone di Bumi Permata Sudiang I membagikan masker kepada seluruh masyarakat pengguna jalan sekitar wilayah Sudiang yang belum menggunakan masker.
“Sebanyak 690 lembar ludes kami bagikan gratis, jumlah ini sesuai dengan ulang tahun Kabupaten Bone, dengan harapan supaya semua warga yang lewat harus menggunakan masker, untuk menjaga kesehatannya maupun jaga dari virus ini.” kata Ketua RW 10 yang berlatar belakang Polri ini.
Al Qadri kemudian menuturkan, agar sering mencuci tangan menggunakan sabun, jaga kebersihan kemudian dikurangi atau setidak-tidaknya harus tetap diam di rumah sampai ada kepastian bahwa virus corona benar-benar sudah lenyap dari permukaan bumi ini.
“Maaf bagi yang belum mendapatkan master diupayakan supaya mencari master, apalagi sekarang ini masker sudah banyak dijual di toko-toko, barang tersebut sudah tidak langka lagi, karena sudah banyak penjahit pakaian sudah membuat masker sebanyak-banyaknya, jadi jangan resah lagi bahwa tidak akan dapat masker,” ucapnya.







