Liputantoday.com, Pelalawan — BPBD Pelalawan mencatat sebanyak 11.565 jiwa terdampak banjir akibat luapan Sungai Kampar, Senin(20.1.2025).
Kepala BPBD Pelalawan Zulfan menjelaskan sebanyak 6 kecamatan dari 4 kelurahn dan 13 Desa di Kabupaten Pelalawan mengalami dampak banjir.
Dikatakan Zulfan, belakangan ini curah hujan cukup tinggi, sehingga debit air di waduk PLTA Koto Panjang semakin meningkat meningkat. Dalam dua hari belakangan ini waduk PLTA Koto Panjang Kampar sudah menambah bukaan pintu waduk menjadi 5×100 centimeter.
Tentu ini akan berdampak ke hilir sungai Kampar, terutama di Kabupaten Pelalawan.Diperkirakan banjir semakin meluas dan air semakin naik,dampak penambahan pembukaan pintu air waduk PLTA Koto Panjang Kampar.
Zulfan menyebutkan, BPBD kabupaten Pelalawan bersama instansi terkait, perangkat desa dan kelurahan melakukan pendataan jumlah warga terdampak banjir.
Berdasarkan laporan setiap desa dan kelurahan ada 3.306 KK / 11.565 jiwa yang terdampak banjir. Semuanya itu tersebar di 6 Kecamatan Kabupaten Pelalawan.
Rincian data Kelurahan dan Desa terdampak banjir per 19 Januari 2205 di Kabupaten Pelalawan sebagai berikut,di kecamatan Langgam terdapat di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam dengan Jumlah 490 KK / 1.960 Jiwa. Fasilitas Umum sebanyak 8 unit. Kemudian di Desa Tambak Kecamatan Langgam dengan Jumlahnya 43 KK / 176 Jiwa.







