PEKANBARU, LiputanToday.com – 30 Oktober 2026 – Ratusan pengemudi yang tergabung dalam Aliansi Pengemudi Maxim Pekanbaru (APMP) menggelar aksi demontrasi di depan Kantor Perwakilan Maxim Pekanbaru, Jumat (30/10/2026). Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung tertib.
Mengusung tuntutan utama berupa peninjauan program turbo/fokus, peningkatan insentif, serta Penambahan pendaftaran driver baru yang dinilai semakin memberatkan mitra pengemudi.
Aksi ini dihadiri oleh sekitar 150 pengemudi yang mengenakan atribut seragam dan membawa spanduk berisi aspirasi mereka. Meski menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan terbaru, para pengemudi tetap menjaga ketertiban umum dan bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat yang mengamankan lokasi.
Ketua Aliansi Pengemudi Maxim Pekanbaru, bung bagas menyatakan bahwa aksi ini adalah langkah terakhir setelah berbagai saluran komunikasi informal tidak mendapatkan respons yang memadai dari pihak manajemen.
”Kami bukan menolak kemajuan perusahaan, tetapi kami menuntut keadilan. Penurunan insentif dan adanya potongan aplikasi yang tidak transparan membuat pendapatan bersih pengemudi menurun drastis, sementara biaya operasional seperti BBM dan perawatan kendaraan terus naik. Kami ingin didengar sebagai mitra, bukan sekadar angka dalam algoritma,” ujar bagas dalam orasinya.
Secara spesifik, Aliansi Pengemudi Maxim Pekanbaru menyampaikan tiga tuntutan utama:
1.
Peninjauan Ulang Tarif dan Insentif: Menyesuaikan tarif dasar dan mengembalikan skema insentif yang adil dan kompetitif dibandingkan dengan platformfee.
2.
Menghilangkan layanan turbo atau Fokus dari kebijakkan kantor pusat maxim untuk di kota pekanbaru
3.
Penutupan penerimaan driver baru untuk sementara



