LiputanToday.com (JAKARTA) – Aksi heroik ditunjukkan prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbad TNI yang tergabung dalam Satgas Tinombala dengan menyelamatkan seorang ibu yang hendak melahirkan Muhammad Helly Perkasa, melalui evakuasi udara menggunakan helikopter di wilayah pegunungan Salubanga, Kab. Parigi Mautong, Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas TNI selaku Wakil Kepala Operasi Satgas Tinombala, Kolonel Inf Dody Triwinarto, S.I.P.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Senin (29/7/2019).
Diungkapkan Dansatgas TNI, proses ibu yang hendak melahirkan bernama Heriani pada Sabtu (27/7/2019) harus dievakuasi menggunakan helikopter di wilayah Pegunungan Salubanga.
“Evakuasi melalui udara ini merupakan pilihan terbaik untuk menyelamatkan Sang ibu dan jabang bayi, karena medannya tempat tinggalnya yang cukup sulit, apalagi kalau melalui jalan darat membutuhkan sekitar 5 jam perjalanan menuju Puskesmas terdekat, terlebih di wilayah tersebut tidak ada tenaga medis “ Ujarnya.
Penyelematan ini jelasnya, berawal saat Tim Penerbad menerima perintah untuk melakukan dorongan logistik bagi pasukan dari Satgas Tindak yang sedang memburu DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Kelompok Ali Kalora, di wilayah Pegunungan Biru dan Salubanga.
Setelah proses dorongan logistik selesai, mendapat informasi dari Komandan Pos Air Teh, Lettu Inf Handarwoko, di Dusun Tagara Atas, Salubanga bahwa ada warga yang membutuhkan pertolongan, Dansatgas TNI pun memerintahkan prajuritnya untuk segera memberi pertolongan.
“Saya mendapat laporan bahwa ada salah satu warga yang mau melahirkan di rumah, namun keadaannya kritis karena sebagian badan dari bayi masih tertinggal di dalam kandungan, jadi harus evakuasi secepatnya,” Jelas Dody Triwinarto.
“Selanjutnya, Pilot Mayor (Cpn) Andung segera putar haluan menuju ke titik jemput di Dusun Air Teh. Di sana, beberapa orang personel Satgas beserta warga setempat sudah menunggu dalam membantu proses evakuasi,” Tuturnya.







