Ancam Istri Dengan Parang, Warga Distrik Web Diamankan Satgas Yonif R 509

Di tempat terpisah, Danpos Ubrub, Lettu Inf Katrup mengatakan, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, parang dalam genggaman Lambert diamankan.

“Bahkan Ketron (27) menantu dari Lambet ikut berusaha menengahi dan menenangkan situasi. Setelah situasi tenang, kedua orang tersebut diantar ke Pos Ubrub untuk berobat bersama-sama dengan anak dan keluaga yang lain.

“Anggota Kesehatan Pos Ubrub, Serda Enggar dan Pratu Edi Suntoro langsung membantu mengobati luka yang diderita oleh kedua orang tersebut,” tambahnya.

Di Pos Ubrub, Katrup berusaha memberikan pengertian dan pemahaman kepada keluarga tersebut agar dalam menyikapi setiap permasalahan jangan menggunakan kekerasan, dan harus saling pengertian serta saling membatu.

“Setelah kami tanyakan kepada pihak keluarga menjelaskan bahwa Agustina memiliki gangguan kejiwaan, sedangkan Lambert terganggu pendengaranya, sehingga dalam komunikasi sering tidak nyambung dan harus dibantu agar bisa saling mengerti,” ucapnya.

Menyikapi kejadian ini, tuturnya, Satgas pun berkoordinasi dengan Aparat Desa ikut membantu penyelesaian masalah tersebut.

“Kita juga mengarahkan kepada pihak keluarga agar selalu mengawasi dan membantu dalam berkomunkasi, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman seperti ini,” pungkasnya. (Red/Barat/Dispenad).