Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pertukaran Peta Kerawanan di wilayah Perairan Sumut dan sekitarnya serta dilakukan pembahasan solusi penanganannya guna menguatkan kepedulian dan kesadaran dalam pengawasan wilayah perairan Indonesia.
Selain itu, disampaikan juga aplikasi mobile yang telah dibangun Bakamla RI, dimana aplikasi tersebut menyajikan informasi untuk mendukung aktifitas para pengguna laut, baik dari Pemerintah maupun masyarakat maritim.
Menurut perwakilan masing-masing stakeholder, program Pertukaran Informasi ini dinilai bermanfaat karena dapat menjembatani penjabaran kondisi dan ancaman wilayah perairan di daerah Sumut dan sekitarnya. Disampaikan pula, aplikasi Mobile Keamanan Maritim yang dibangun Bakamla RI sudah baik program ini perlu di dorong dan ditingkatkan agar semakin optimal dalam pemanfaatannya di lapangan. (Red/Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard).








