Delegasi Komite I DPD RI Berdiskusi Pengalaman Perpindahan Ibukota Negara Dengan Gubernur Astana

Gubernur Astana menceritakan bahwa pada mulanya pemerintah cukup kesulitan untuk mendorong masyarakat pindah ke ibukota baru Astana, namun seiring berjalannya waktu masyarakat, khususnya kaum muda, akhirnya teryakinkan melihat perkembangan bagus Astana dari sisi ekonomi, keuangan, budaya dan infrastruktur.

“Pada dasawarsa awal Astana kurang diminati, namun 5-7 tahun terakhir Astana semakin berkembang pesat penduduknya hingga 10% bertumbuh pertahunnya”, jelas Gubernur.

Saat ini, penduduk Astana terdiri dari 20% penduduk mula-mula dan sisanya merupakan pendatang dari wilayah atau kota sekitar Astana, hanya sedikit sekali dari ibukota terdahulu Almaty. Guna memastikan kesuksesan perpindahan, Pemerintahan Kazakhstan pada awalnya telah membentuk Komisi Perpindahan Ibukota dengan status setingkat Kementerian. Keistimewaan lainnya ialah Wakil Ketua Komisi secara paralel juga berfungsi sebagai Gubernur atau Kepala Administrasi Astana. Setelah Astana 3 tahun berpindah, Komisi ini pun dibubarkan.

Dari sisi perencanaan kota, telah dilakukan revisi rencana induk (master plan) Astana dikarenakan begitu cepatnya populasi bertumbuh melampaui target. Target semula ialah 1,2 juta penduduk pada tahun 2030, namun saat ini Astana telah mencapai 1,35 juta penduduk, sehingga mulai terjadi kemacetan karena pertumbuhan populasi dan kendaraan.

Dalam pertemuan, Duta Besar RI dan Gubernur Astana telah menegaskan komitmen keduanya untuk segera memfinalisasi draft perjanjian kerja sama (memorandum of understanding) sister city antara Astana dengan Nusantara. Dubes RI juga menginformasikan rencana promosi investasi Nusantara di Astana pada tahun 2023. “Saya juga dengan senang hati menyampaikan rencana kunjungan Kepala Otorita Ibukota Nusantara ke Astana pada tahun ini untuk promosi investasi Nusantara dan penandatanganan MoU sister city”, diutarakan Dubes RI kepada Gubernur Astana.

Setelah pertemuan dengan Gubernur Astana, Delegasi juga melakukan kunjungan ke Pusat Perencanaan Kota Astana (Astana GenPlan). Delegasi memperoleh penjelasan detail mengenai sejarah tahapan pembangunan dan kebijakan master plan tata ruang kota Astana oleh Kepala Astana GenPlan, Mr. Yelnar Baziken, beserta Tim Ahli Astana GenPlan.