Di Tangan Anak Muda ini, Eksistensi Besi Klasik Bernilai Rupiah

“Klub ini telah touring ke Surabaya, Malang, Kediri, Solo dan Jogakarta 2017 lalu. Kemudian baru-baru ini ke Parepare pada 24 Februari 2020 dan juga touring ke Sulawesi Barat tahun 2016 dalam acara CSP,” tambah dia.

Menurutnya, klub ini juga meski kecil-kecilan, juga membuka bengkel memodifikasi motor klasik khususnya scooter yang dalam sehari, ditamvahkan Ica dalam sehari mampu memodifikasi 3 hingga 5 unit.

“Saat ini kami sedang mewarnai atau dico body vespa pesanan seseorang, tarifnya untuk warna tarifnya Rp. 2.500.000 sementara service mesin kisaran tarifnya Rp. 100 ribuan tergantung jenis kerusakan,” terang ica sembari mengamplas body vespa.

Selanjutnya ia menambahkan, hampir semua jenis motor klasik pernah kami modifikasi seperti vespa jenis sprint, esklusif, super, bajai, mini, Xl, fbb, pts, px, dan berbagai macam vespa lainnya.

Dibantu 4 (empat) orang rekannya, Wiwin, Yoko (ketua klub), Asdar dan Rama begitu cekatan membongkar pasang mesin scooter klasik, selain itu mereka pada getol membersihkan, mengamplas, hingga mengecat melalui air brush.

“Yang datang untuk memperbaiki maupun pemolesan body vespa dari berbagai kalangan, pada umumnya sekarang cenderung anak-anak muda yang mulai hobi dengan motor vespa, tidak menutup kemungkinan orang tua memperbaiki motor antiknya disini,” tambah Ica.

“Insha alloh kedepan kami juga akan menjual belikan spare part vespa,” tutup ica ditengah kesibukannya memoles motor-motor klasik ini.