Diselundupkan Dini Hari, 6 Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Balimbiang Diduga Dibackingi Oknum Dandim Tanah Datar

Aparat Bungkam dan Alergi Konfirmasi: Saat awak media mencoba melakukan klarifikasi (konfirmasi) langsung, pihak yang bersangkutan melobi untuk tidak mempublikasikan dan terkesan menghindar. Bahkan, upaya konfirmasi resmi kepada Dandim Tanah Datar selama seharian penuh sama sekali tidak membuahkan respon—isyarat kuat adanya hal besar yang disembunyikan.

Kondisi ini memicu kemarahan publik. Hukum seolah tumpul ke atas dan tajam ke bawah ketika alat berat bebas merusak lingkungan tanpa izin resmi, sementara aparat penegak hukum justru bungkam.

Masyarakat dan insan pers kini mendesak pimpinan tertinggi TNI dan Polri untuk turun tangan membersihkan oknum-oknum

“back-up” yang merusak institusi:

Desakan Tegas: Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI, Pomdam, hingga Dandenpom didesak untuk segera turun ke lapangan dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Dandim Tanah Datar atas dugaan menjadi pemback-up tambang emas ilegal di Nagari Balimbiang. Jangan biarkan seragam kebanggaan rakyat dijadikan tameng bisnis haram!

Team