LiputanToday.Com (Batam) – Runtuhnya pelantaran (Jembatan) Resort Montigo Nongsa yang berkonstruksi terbuat dari Kayu dengan panjang 100 M, lebar 3 M dan Ketinggian 4 M dari tanah. turut menjadi korban 25 WN Singapore dalam accident (Kecelakaan) tersebut dan sempat dilarikan ke RS dan Klinik terdekat, pada Kamis (07/11/2019) sore.
Rombongan Yayasan Mendaki yang berasal dari Singapore sedang mengadakan liburan di Resort Montigo yang diperkirakan berjumlah 60 orang WNA Singapore, pada Pukul 16.10 WIB rombongan tersebut sedang melakukan kegiatan berfoto-foto Selfi di pelantar kayu yang berada dilokasi Resort Montigo Nongsa, Namun tampa diduga tiba-tiba pada Pukul 16.30 WIB pelantar runtuh (Roboh) yang mengakibatkan 30 orang turut terjatuh akibat robohnya jembatan tersebut. ungkap karyawan yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui dilokasi sesudah beberapa jam kejadian.

Selanjutnya pada Pukul 17.00 WIB, para Karyawan Resort Montigo Nongsa sedang membantu mengevakuasi 25 korban dari reruntuhan robohnya jembatan, yang sebagian langsung di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri dan Klinik Syahrial Batu Besar, Kec. Nongsa Batam.
Berikut Nama-nama 13 orang korban yang sempat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri :
1. Azlina bin Alif (47) thn.
2. Norashillah (30) thn.
3. Rostita (44) thn.
4. Julaila bim Yusuf (57) thn.
5. Hamimah (63) thn.
6. Ralimawati (63) thn.
7. Rosnani (usia blm diketahui).
8. Lina Khairinyah (30) thn.
9. Azlina (47) thn.
10. Hanifah (63) thn.
11. Sri Khairianee (50) thn.
12. Nus Hidayah (29) thn.
13. M. Ideal (41) thn.








