“Pengelolaan Pendapatan BLUD RSD Madani Pekanbaru Dipertanyakan”
PEKANBARU — Proyek pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan bangunan Gedung RSD Madani Kota Pekanbaru masih menyisakan masalah. Meski pembangunan sudah rampung sejak juni 2023 lalu, namun rekanan CV. Barata Sumatera yang menjalankan proyek tersebut belum juga dibayar, Jumat (02/02/24)
Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia DPW Provinsi Riau, Johan menyayangkan dan mempertanyakan keseriusan Direktur RSUD Madani, Arnaldo Eka Putra dalam memimpin yang seharusnya mengedepankan pelayanan dan komitmen serta integritas.
“Perlu kita garis bawahi, pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan bangunan Gedung RSD Madani Kota Pekanbaru dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.398.825.000,00 (Satu Milyar tiga Ratus Sembilan puluh Delapan Juta Delapan Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) yang dimaksud itu bersumber dari Pendapatan BLUD RSD Madani Kota Pekanbaru tahun 2023, tentu publik perlu tau apa alasan dan penyebab RSUD Madani hingga saat ini belum menyelesaikan tagihan pekerjaan yang telah rampung sejak Juni 2023?”katanya.







