Sedih, Tak Mampu Bayar Ambulans Pasutri Bawa Jenazah Anaknya dengan Motor

LiputanToday.Com (Kalimantan Tengah) – Pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Palangka Raya nekat membawa Jenazah anak kandungnya menggunakan sepeda motor dari RSUD DR Doris Sylvanus ke Pemakaman Umum Jalan Tjilik Riwut Km 12, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Selasa (15/12/2020) Pagi.

Dilansir dari akun facebook Lishakagame Uchiecha, Pasangan Suami Istri (Pasutri) Nekat membawa jenazah anak kandungnya karena tak mampu membayar biaya ambulans.

Kejadian ini sempat direkam masyarakat dan viral di media sosial, Terlihat dalam video tersebut seorang bapak menggendong bayi yang merupakan anak kandungnya dengan menggunakan kain jarik.

Saat dilakukan penelusuran terhadap keluarga dan alamatnya, ternyata mereka merupakan warga yang tinggal di Jalan Mendawai Kota Palangka Raya. Kedua pasangan suami istri ini bernama Asmudin dan Fatimah.

“Saya tidak memiliki biaya mas untuk membayar ambulans dari rumah sakit,” kata Sania yang merupakan saudara dari orang tua bayi tersebut.

Sania menjelaskan, Pemakaman ini juga sangat sederhana lantaran tidak memiliki uang untuk memakamkan bayi tersebut hanya diberi tanda menggunakan pecahan keramik tidak menggunakan batu nisan.

“Tidak di tawarkan ambulan oleh pihak rumah sakit saat di kamar mayat dan lebih memilih menggunakan sepeda motor dan juga kami tidak mempunyai uang kalaupun memakai ambulan,” terang Sania.

Menurut informasi, Bayi tersebut sebelumnya sempat mendapat perawatan dan dikabarkan kekurangan gizi serta berat badan hanya 1,3 Kg.