Kantor PT. Amoeba Internasional di Kediri Digeledah Tim Cobra Polres Lumajang

LiputanToday.Com (Lumajang) – Tim Cobra Polres Lumajang yang dipimpin oleh Katim Cobra AKP Hasran Cobra melakukan penggeledahan dikantor PT. Amoeba Internasional di Kediri (03/10) lalu. Sabtu (05/10/2019).

Dengan kekuatan 12 personil, Tim Cobra berangkat menuju kantor PT. Amoeba Internasional yang berada di Jalan Argowilis, Dusun Cangkring, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

PT. Amoeba Internasional sendiri diketahui adalah perusahaan yang menerapkan Skema Piramida dalam mendistribusikan barang. PT. Amoeba menggunakan Brand “Q-Net” dan selalu menyembunyikan PT. Amoebanya sendiri, sehingga tidak banyak orang yang tahu kalau PT. Amoeba Internasional sebenarnya sebagai operator bisnis kotor tersebut. orang-orang hanya tahunya Q-Net.

Disampingi itu PT. Amoeba Internasional juga sebenarnya adalah support System dari PT. QN International Indonesia, tapi kedua PT tersebut seakan tidak terpisahkan. Perlu diketahui, perundang-undangan di Indonesia sejak tahun 2014 telah melarang penerapan skema piramida dalam mendistribusikan barang karena sangat berpotensi menjadi money games.

Dari data yang telah masuk, akibat berjalannya bisnis kotor tersebut, sudah banyak masyarakat kecil yang rela menggadaikan rumah, tanah, sawah, bahkan nekat mencuri dan membunuh lantaran tergiur dengan iming-iming setelah mengikuti bisnis tersebut akan kaya raya dengan mudah. Di beberapa kasus, korban hingga rela bunuh diri dengan meminum cairan pembunuh nyamuk karena frustasi telah terjun kedalam bisnis tersebut akibat hutang piutang yang tidak bisa terbayar.

Menurut keterangan Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH. mengatakan bahwa dirinya telah mengirim Tim khusus ke Kota Kediri untuk mencari bukti-bukti baru yang diperlukan dalam penyelidikan kasus tersebut. “Untuk melengkapi penyidikan yang kami lakukan, kami harus melakukan penggeledahan ke kantor PT. Amoeba Internasional, karena saksi-saksi dan petunjuk yang kami peroleh mengarah kepada keterkaitan dengan PT. Amoeba Internasional sebagai operator bisnis yang menerapkan Skema Piramida dalam mendistribusikan barang” terang Arsal.